Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
NIAS SELATAN – Kementerian Kebudayaan mendorong Desa Adat Bawomataluo di Kabupaten Nias Selatan, Sumatra Utara, untuk masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO.
Desa yang masih mempertahankan tradisi megalitik hingga saat ini dinilai memiliki nilai budaya yang kuat dan layak mendapatkan pengakuan internasional.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, proses pengusulan sebuah kawasan menjadi Warisan Dunia UNESCO membutuhkan tahapan panjang serta kajian mendalam.
Baca Juga:
Namun, keberadaan budaya yang masih hidup di tengah masyarakat menjadi modal besar bagi Bawomataluo.
"Apa yang ada di sini sangat unik. Budaya megalitik yang hidup hingga sekarang merupakan warisan budaya turun-temurun yang harus kita jaga bersama," kata Fadli saat membuka Bawomataluo Expo IV 2026 di Desa Bawomataluo, Senin, 27 Juli 2026.
Desa Bawomataluo sebelumnya telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional.
Kawasan ini dikenal sebagai salah satu pusat kebudayaan Nias dengan berbagai peninggalan bersejarah, seperti deretan rumah adat Omo Hada, tradisi Fahombo atau lompat batu, serta keberadaan batu-batu megalitik yang masih digunakan dalam sejumlah kegiatan adat.
Menurut Fadli, Bawomataluo memiliki keistimewaan karena tradisi budaya di wilayah tersebut tidak hanya menjadi peninggalan masa lalu, tetapi tetap dijalankan oleh masyarakat hingga sekarang.
"Warisan budaya hidup seperti ini menjadi kekuatan utama karena masyarakat masih menjaga dan meneruskan nilai-nilai budaya leluhur," ujarnya.
Kementerian Kebudayaan memastikan akan memperkuat dukungan terhadap proses pengajuan Desa Bawomataluo sebagai Warisan Dunia UNESCO.
Fadli menyebut upaya pelindungan dan pengembangan kebudayaan merupakan bagian dari amanat konstitusi, sebagaimana tercantum dalam Pasal 32 ayat (1) UUD 1945 yang mengatur negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia.
Pemerintah berharap pengakuan internasional tersebut nantinya tidak hanya menjaga keberlangsungan tradisi masyarakat Nias, tetapi juga meningkatkan perhatian dunia terhadap kekayaan budaya Indonesia.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.