BREAKING NEWS
Selasa, 28 Juli 2026

Bawomataluo, Desa Adat dengan Tradisi Megalitik yang Diusulkan Jadi Warisan Dunia UNESCO

Administrator - Selasa, 28 Juli 2026 09:19 WIB
Bawomataluo, Desa Adat dengan Tradisi Megalitik yang Diusulkan Jadi Warisan Dunia UNESCO
Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat membuka Bawomataluo Expo IV 2026 di Desa Bawomataluo, Senin, 27 Juli 2026. (foto: Polres Nias Selatan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

NIAS SELATAN – Kementerian Kebudayaan mendorong Desa Adat Bawomataluo di Kabupaten Nias Selatan, Sumatra Utara, untuk masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO.

Desa yang masih mempertahankan tradisi megalitik hingga saat ini dinilai memiliki nilai budaya yang kuat dan layak mendapatkan pengakuan internasional.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, proses pengusulan sebuah kawasan menjadi Warisan Dunia UNESCO membutuhkan tahapan panjang serta kajian mendalam.

Baca Juga:

Namun, keberadaan budaya yang masih hidup di tengah masyarakat menjadi modal besar bagi Bawomataluo.

"Apa yang ada di sini sangat unik. Budaya megalitik yang hidup hingga sekarang merupakan warisan budaya turun-temurun yang harus kita jaga bersama," kata Fadli saat membuka Bawomataluo Expo IV 2026 di Desa Bawomataluo, Senin, 27 Juli 2026.

Desa Bawomataluo sebelumnya telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional.

Kawasan ini dikenal sebagai salah satu pusat kebudayaan Nias dengan berbagai peninggalan bersejarah, seperti deretan rumah adat Omo Hada, tradisi Fahombo atau lompat batu, serta keberadaan batu-batu megalitik yang masih digunakan dalam sejumlah kegiatan adat.

Menurut Fadli, Bawomataluo memiliki keistimewaan karena tradisi budaya di wilayah tersebut tidak hanya menjadi peninggalan masa lalu, tetapi tetap dijalankan oleh masyarakat hingga sekarang.

"Warisan budaya hidup seperti ini menjadi kekuatan utama karena masyarakat masih menjaga dan meneruskan nilai-nilai budaya leluhur," ujarnya.

Kementerian Kebudayaan memastikan akan memperkuat dukungan terhadap proses pengajuan Desa Bawomataluo sebagai Warisan Dunia UNESCO.

Fadli menyebut upaya pelindungan dan pengembangan kebudayaan merupakan bagian dari amanat konstitusi, sebagaimana tercantum dalam Pasal 32 ayat (1) UUD 1945 yang mengatur negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia.

Pemerintah berharap pengakuan internasional tersebut nantinya tidak hanya menjaga keberlangsungan tradisi masyarakat Nias, tetapi juga meningkatkan perhatian dunia terhadap kekayaan budaya Indonesia.

Sementara itu, Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia meminta dukungan pemerintah pusat terus diperkuat agar proses menuju pengakuan UNESCO dapat berjalan dengan baik.

"Kami berharap kehadiran Menteri Kebudayaan memberikan dampak positif bagi pemajuan kebudayaan di Kabupaten Nias Selatan serta mendukung terwujudnya Desa Bawomataluo sebagai Warisan Dunia UNESCO," ujar Sokhiatulo.

Bawomataluo Expo IV 2026 digelar hingga 2 Agustus 2026.

Festival budaya tersebut menghadirkan berbagai pertunjukan khas Nias, mulai dari tari tradisional, atraksi lompat batu, pameran kerajinan, musik, hingga berbagai ekspresi budaya masyarakat setempat.

Fadli Zon berharap kegiatan tersebut dapat dikembangkan menjadi agenda tahunan yang semakin besar.

Menurutnya, festival budaya tidak hanya menjadi sarana pelestarian tradisi, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui sektor seni, ukiran, kerajinan, dan wisata budaya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Fadli Zon juga menerima gelar adat "Tuha Sanora Sihono" dari Lembaga Adat Bawomataluo.

Gelar itu diberikan sebagai bentuk penghormatan atas komitmennya dalam mendukung pelindungan serta pelestarian budaya Nusantara.

Dengan kekayaan sejarah, tradisi megalitik, dan budaya yang masih terjaga, Desa Bawomataluo diharapkan mampu menjadi salah satu warisan budaya Indonesia yang mendapat pengakuan dunia melalui UNESCO.* (vo/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Warga dari Dua Desa Geruduk Kantor Bupati Bupati Deli Serdang, Desak Kades Diperiksa
Lima Orang Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan Pria hingga Tewas di Tabanan, KSP Dudung: Main Hakim Sendiri Bukan Budaya Indonesia
PW ISMI Sumut Resmi Dilantik, Nispul Khoiri Tegaskan ISMI Jadi Think Tank Masyarakat Melayu
Pria Dikeroyok hingga Meregang Nyawa Usai Dituduh Curi Ayam di Tabanan: Pemkab Buleleng Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban, Polisi Dalami Kasus
Heboh! Puluhan Motor Tanpa Dokumen Disimpan di Halaman Rumah Warga Padang Lawas, Polisi Selidiki Dugaan Penadahan
Dakwah Kultural Harus Mampu Menjawab Tantangan Zaman Tanpa Kehilangan Prinsip Islam
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Rapor Merah Politik

Rapor Merah Politik

OlehBenediktus Hestu Cipto HandoyoDINAMIKA perpolitikan nasional belakangan ini kembali bergejolak hebat di berbagai ruang publik setelah t

OPINI