Ungkap 16 Kasus dalam Sebulan, KNPI Kota Binjai Apresiasi Kinerja Sat Narkoba Polres Binjai
BINJAI Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Binjai memberikan apresiasi kepada Satuan Reserse Narkob
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH – Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA), Dr. H. Aslam Nur, M.A., menegaskan bahwa dakwah Islam harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa mengorbankan prinsip-prinsip ajaran Islam.
Menurutnya, pendekatan dakwah yang memahami budaya masyarakat atau dakwah kultural menjadi salah satu strategi penting untuk menghadapi tantangan era globalisasi dan digital.
Hal itu disampaikan Aslam Nur dalam Pengajian Rutin Ahad Subuh bertema "Dakwah Kultural: Menyampaikan Islam Tanpa Kehilangan Prinsip" di Masjid Taqwa Muhammadiyah Banda Aceh, Minggu, 26 Juli 2026.Baca Juga:
Dalam ceramahnya, Aslam menjelaskan bahwa masyarakat memiliki latar belakang budaya, tradisi, dan kebiasaan yang berbeda-beda.
Karena itu, metode penyampaian dakwah harus mampu menyesuaikan diri dengan kondisi masyarakat tanpa mengubah substansi ajaran Islam.
"Tema yang kita bahas pada kesempatan ini adalah Dakwah Kultural. Tema ini sangat penting karena berkaitan dengan cara menyampaikan ajaran Islam kepada masyarakat yang memiliki latar belakang budaya, tradisi, dan kebiasaan yang beragam," kata Ustaz Dr. H. Aslam Nur, M.A.
Aslam menjelaskan, konsep Dakwah Kultural Muhammadiyah mulai dirumuskan dalam Tanwir Muhammadiyah tahun 2002 di Bali dan kemudian ditetapkan sebagai kebijakan resmi pada Tanwir Muhammadiyah tahun 2003 di Makassar.
Menurutnya, konsep tersebut lahir sebagai respons terhadap anggapan bahwa Muhammadiyah terlalu kaku dalam menyikapi budaya masyarakat.
Di sisi lain, dunia saat itu mulai memasuki era globalisasi yang membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan.
Globalisasi, kata Aslam, tidak hanya mempercepat perkembangan teknologi dan informasi, tetapi juga mempercepat penyebaran budaya, gaya hidup, hingga pola pikir masyarakat.
Karena itu, Muhammadiyah memandang perlu menghadirkan strategi dakwah yang tetap menjaga kemurnian ajaran Islam, namun disampaikan dengan pendekatan yang lebih bijaksana dan sesuai dengan kondisi masyarakat.
Mengutip Al-Qur'an Surah An-Nahl ayat 125, Aslam menegaskan bahwa dakwah harus dilakukan dengan hikmah, nasihat yang baik, dan dialog yang santun.
BINJAI Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Binjai memberikan apresiasi kepada Satuan Reserse Narkob
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJUNGBALAI Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung bersama Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mengunjungi seorang anak berinis
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai terus memberikan pendampingan kepa
PEMERINTAHAN
BINJAI Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Binjai menggelar dialog interaktif bertema Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadil
POLITIK
SIMALUNGUN Pemerintah Kabupaten Simalungun kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia (lans
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA), Dr. H. Aslam Nur, M.A., menegaskan bahwa dakwah Islam harus mampu mengikuti pe
AGAMA
BATU BARA Peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Seorang anak berusia 13 tahun meninggal dunia setelah tertimp
PERISTIWA
BATU BARA Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Batu Bara tengah memburu seorang pria yang diduga melakukan kekerasan seksual terhad
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Buku biografi berjudul Cinta Tukang Parkir resmi diluncurkan di sela kemeriahan Festival Literasi Sumatera Utara 2026 yang digel
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu memerangi penyalahgunaan narkoba d
NASIONAL