Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Kemudian, saham Chandra Asri Pacific (TPIA) menguat 2,37 persen ke Rp2.160, Barito Pacific (BRPT) naik 1,96 persen ke Rp1.825, DSSA tumbuh 2,98 persen ke Rp865, BBNI naik 0,28 persen ke Rp3.560, serta PANI menguat 1,20 persen ke Rp6.300.
Namun, tidak seluruh saham unggulan bergerak positif.
Saham Bank Central Asia (BBCA) mengalami koreksi 1,16 persen ke Rp6.375.
Sementara saham Telkom Indonesia (TLKM) turun 1,12 persen ke Rp2.640.
Sebelumnya, pada perdagangan Kamis (30/7/2026), IHSG berhasil ditutup menguat 1,56 persen ke level 6.186,36.
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, memperkirakan pergerakan IHSG hari ini masih memiliki peluang melanjutkan penguatan, meski investor tetap perlu mencermati sejumlah risiko pasar.
Nafan menyebut IHSG berpotensi bergerak dalam area support 6.031 dan 6.130, dengan area resistance berada di level 6.254 hingga 6.356.
"Secara teknikal, pergerakan IHSG berhasil mengalami recovery dari MA20 maupun wave 2. Selain itu, pola upward bar terbentuk yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation," kata Nafan, Jumat (31/7/2026).
Menurutnya, sentimen pasar masih cukup positif, meskipun volatilitas diperkirakan tetap tinggi karena investor tengah memperhatikan perkembangan suku bunga global, imbal hasil obligasi Amerika Serikat, pelemahan nilai tukar rupiah, serta persiapan menjelang rebalancing indeks MSCI Agustus 2026.
Dari pasar global, investor mendapat sentimen positif setelah laporan kinerja keuangan Microsoft melampaui ekspektasi pasar.
Kondisi tersebut kembali meningkatkan optimisme terhadap sektor teknologi, khususnya perkembangan Artificial Intelligence (AI).
Nafan menilai investor mulai melihat bahwa investasi AI memiliki peluang menghasilkan keuntungan melalui pertumbuhan pendapatan dan laba perusahaan.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.