BREAKING NEWS
Selasa, 04 Agustus 2026

Modal Pasar 350 Juta Jiwa, Prabowo-Anutin Bidik Dagang RI-Thailand Tembus 20 Miliar Dolar AS

Administrator - Selasa, 04 Agustus 2026 09:38 WIB
Modal Pasar 350 Juta Jiwa, Prabowo-Anutin Bidik Dagang RI-Thailand Tembus 20 Miliar Dolar AS
Presiden Prabowo Subianto usai menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul di Jakarta, Senin (3/8/2026). (Foto: BPMI Setpres/Cahyo)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Thailand berkomitmen memperkuat kerja sama ekonomi dengan menargetkan nilai perdagangan bilateral mencapai 20 miliar dolar AS pada 2030. Komitmen itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto usai menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul di Jakarta, Senin (3/8/2026).

"Kerja sama ekonomi tetap menjadi pilar utama hubungan bilateral kita. Kami optimistis target perdagangan sebesar 20 miliar dolar AS pada tahun 2030 dapat dicapai melalui implementasi roadmap kemitraan strategis," kata Prabowo.

Dalam kunjungan PM Thailand ke Indonesia yang pertama dalam 15 tahun terakhir tersebut, Prabowo dan Anutin mengadopsi Roadmap Kemitraan Strategis Indonesia-Thailand 2026-2030 sebagai pedoman untuk memperkuat hubungan bilateral di berbagai bidang.

Baca Juga:

Roadmap tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan kedua pemimpin di sela-sela ASEAN Summit 2026 di Cebu, Filipina, pada Mei lalu, sekaligus menjadi perwujudan komitmen yang dibangun melalui mekanisme Leaders' Consultation sejak 2025.

Di bidang ekonomi, Indonesia dan Thailand sepakat memperluas investasi, meningkatkan akses pasar, serta mempererat kemitraan antarpelaku usaha. Kedua negara juga akan membentuk Joint Trade Commission, mekanisme bilateral pertama dalam sejarah hubungan Indonesia-Thailand yang berfungsi mengidentifikasi peluang bisnis sekaligus mengatasi hambatan perdagangan.

"Kita juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang ketahanan pangan terkait teknologi pertanian, logistik, pengolahan pangan, hingga ketahanan rantai pasok," kata Prabowo.

Di sektor energi, kedua negara mendorong penyelenggaraan Indonesia-Thailand Energy Forum guna memperkuat ketahanan energi dan mempercepat transisi menuju energi berkelanjutan.

Melalui kolaborasi pemerintah dan dunia usaha, Indonesia dan Thailand juga berkomitmen memperkuat kerja sama ekonomi digital, termasuk pemanfaatan Local Currency Transaction (LCT) untuk meningkatkan efisiensi perdagangan dan investasi.

"Dengan keunggulan masing-masing di sektor industri halal, Indonesia dan Thailand dapat saling mendukung dalam membangun rantai nilai industri halal regional dan global," kata Prabowo.

Sementara itu, PM Anutin optimistis terhadap prospek hubungan ekonomi kedua negara yang didukung pasar besar dengan total penduduk sekitar 350 juta jiwa. Menurutnya, potensi tersebut perlu dimanfaatkan melalui kemudahan akses perdagangan dan investasi serta penguatan kemitraan sektor swasta.

"Kami sepakat bahwa Thailand dan Indonesia memiliki potensi besar untuk meningkatkan volume perdagangan dan investasi bilateral," kata PM Anutin.* (in/dh)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Nyaris 1.000 WNI Korban Online Scam Pulang ke Tanah Air, Prabowo Beri Apresiasi ke Thailand
Sambut PM Thailand, Prabowo Bercanda: Bali Sering Dikira Ibu Kota Indonesia
Namanya Terus Disebut-sebut Masuk Bursa BI, Purbaya: Jadi Menkeu Saja Saya Sudah Bersyukur
Bobby Nasution Bidik Sumut Jadi Pusat Fashion Indonesia, Ulos Disiapkan Tembus Panggung Dunia
1.729 Titik Panas Menyala, BMKG Ingatkan Bahaya El Nino Kuat di Indonesia
Reuni Para Presiden, Prabowo Undang Semua Pendahulunya di Upacara HUT RI ke-81
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru