BREAKING NEWS
Selasa, 11 Agustus 2026

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram

Administrator - Selasa, 11 Agustus 2026 09:43 WIB
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) kembali menguat pada perdagangan Selasa (11/8/2026).

Harga emas Antam hari ini dibanderol Rp2.710.000 per gram, alias melonjak Rp20.000 dibandingkan posisi sehari sebelumnya.

Kenaikan signifikan juga terjadi pada harga jual kembali (buyback) oleh Antam.

Baca Juga:

Hari ini, harga buyback berada di level Rp2.546.000 per gram, bertambah Rp35.000 dari hari sebelumnya.

Lonjakan harga lokal ini mengekor reli harga emas dunia di pasar spot yang kemarin ditutup pada level US$4.401,6 per troy ons—naik 1,34 persen dari akhir pekan lalu dan menjadi level tertinggi dalam lebih dari dua bulan terakhir.

Analis Forex.com, Fawad Razaqzada, menilai tren beli yang melanda emas dipicu oleh pergerakan teknikal indikator tren jangka panjang.

"Pergerakan menuju Moving Average (MA) 100 lebih mendorong pembelian oleh mesin perdagangan otomatis," ujarnya.

Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut rincian harga emas batangan Logam Mulia Antam per Selasa (11/8/2026) sebelum dan sesudah pajak (PPh 0,25%):

0,5 gram: Rp1.405.000 (setelah pajak: Rp1.408.513)

1 gram: Rp2.710.000 (setelah pajak: Rp2.716.775)

2 gram: Rp5.360.000 (setelah pajak: Rp5.373.400)

3 gram: Rp8.015.000 (setelah pajak: Rp8.035.038)

5 gram: Rp13.325.000 (setelah pajak: Rp13.358.313)

10 gram: Rp26.595.000 (setelah pajak: Rp26.661.488)

25 gram: Rp66.362.000 (setelah pajak: Rp66.527.905)

50 gram: Rp132.645.000 (setelah pajak: Rp132.976.613)

100 gram: Rp265.212.000 (setelah pajak: Rp265.875.030)

250 gram: Rp662.765.000 (setelah pajak: Rp664.421.913)

500 gram: Rp1.325.320.000 (setelah pajak: Rp1.328.633.300)

1000 gram: Rp2.650.600.000 (setelah pajak: Rp2.657.226.500)

Langkah emas ke depan diperkirakan masih akan ditopang oleh rilis data ekonomi dari Amerika Serikat (AS), terutama indikator inflasi dan indeks harga produsen yang dirilis pekan ini.

Rangkaian data tersebut menjadi pemandu utama arah suku bunga bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).

Pergerakan suku bunga sangat memengaruhi emas karena logam mulia merupakan aset tanpa imbal hasil (non-yielding asset), sehingga menjadi kurang menarik saat suku bunga bertahan tinggi.

"Pelaku pasar akan berfokus kepada data inflasi dan indeks harga produsen di AS yang akan dirilis pekan ini. Data tersebut menjadi krusial untuk menentukan ekspektasi arah kebijakan moneter dan harga emas," kata Manav Modi, Analis Komoditas di Motilal Oswal Financial Services Ltd.* (bb/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
IHSG Menguat 0,3 Persen, Enam Saham Big Caps Naik di Awal Perdagangan
Kasus Korupsi Smartboard Tebing Tinggi: Eks Kadisdik Dituntut 9,5 Tahun Penjara, Wajib Bayar Uang Pengganti Rp3,2 Miliar
Harga Pangan Melonjak Hari Ini, Cabai Rawit Merah Tembus Rp120 Ribu per Kg!
Ekonomi RI Melaju 5,29 Persen, Kepala Bakom: Kualitasnya Kian Terasa
Perda Lembaga Kemasyarakatan Dinilai Tak Lagi Sesuai, Pemko Medan Ajukan Pencabutan
IHSG Berakhir Merah, CUAN-BRPT Pimpin Pelemahan Saham LQ45
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru