Partisipasi Sekolah Anjlok di Usia SMA, Pendidikan Aceh Diminta Fokus pada Mutu Belajar
BANDA ACEH Pendidikan Aceh pada 2026 dinilai perlu mengubah orientasi kebijakan dari sekadar memperluas akses menjadi memastikan setiap
PENDIDIKAN
JAKARTA — Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (11/8/2026). Rupiah ditutup melemah 106 poin atau sekitar 0,60 persen ke level Rp17.861 per dolar AS.
Analis pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan tekanan terhadap rupiah salah satunya datang dari sentimen eksternal, terutama meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terkait kondisi Selat Hormuz.
Menurut Ibrahim, AS dan Iran masih saling menuntut kompensasi atas konflik militer yang terjadi. Situasi tersebut turut memupus harapan pasar terhadap pembukaan kembali Selat Hormuz secara normal.Baca Juga:
"Washington menyatakan bahwa jalur perairan tersebut tetap terbuka, sementara Teheran mengklaim telah menutup jalur itu menggunakan ranjau dan pesawat nirawak (drone)," tulis Ibrahim dalam risetnya.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya menuntut Iran membayar kompensasi bagi korban jiwa dalam konflik terbaru. Di sisi lain, Iran juga mengajukan tuntutan kompensasi kepada AS.
Ketidakpastian tersebut menjadi perhatian pasar karena Selat Hormuz merupakan salah satu jalur penting bagi perdagangan energi global. Gangguan terhadap jalur tersebut berpotensi memengaruhi pasokan minyak dan kembali mendorong kenaikan harga komoditas energi.
Sentimen negatif juga datang dari kelompok Houthi di Yaman yang menyatakan telah menyerang kilang minyak Jazan milik Saudi Aramco. Kelompok tersebut turut mengancam akan menyerang kapal dan infrastruktur minyak di kawasan Laut Merah.
Perkembangan konflik tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan minyak global. Kondisi itu kemudian ikut memengaruhi pergerakan mata uang negara-negara berkembang, termasuk rupiah.
Dari Amerika Serikat, pelaku pasar kini mencermati sejumlah data ekonomi yang akan dirilis pekan ini, terutama Indeks Harga Konsumen (CPI) dan Indeks Harga Produsen (PPI). Data tersebut dinilai penting karena dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
CPI AS untuk Juli diperkirakan turun menjadi 3,4 persen secara tahunan dari sebelumnya 3,5 persen. Sementara Core CPI yang tidak memperhitungkan komponen makanan dan energi diproyeksikan turun dari 2,6 persen menjadi 2,5 persen secara tahunan.
Pasar juga mencermati perkembangan kebijakan moneter AS. Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang penurunan suku bunga pada pertemuan September diperkirakan sekitar 44 persen, turun dari sekitar 67 persen pada pekan sebelumnya.
Dari dalam negeri, pelaku pasar turut memperhatikan agenda tinjauan MSCI pada Agustus 2026. Perubahan hasil peninjauan dan proses rebalancing yang mulai berlaku setelah 31 Agustus menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi sentimen pasar domestik.
BANDA ACEH Pendidikan Aceh pada 2026 dinilai perlu mengubah orientasi kebijakan dari sekadar memperluas akses menjadi memastikan setiap
PENDIDIKAN
KUALA, LANGKAT Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mendorong Desa Bekiung, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, menjadi desa e
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno membantah isu yang menyebut dirinya mundur da
POLITIK
KUALA, LANGKAT Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menyerahkan peralatan produksi abon sapi dan cookies kepada Kelompok Ibui
PENDIDIKAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap alasan di balik pernyataannya yang menyebut konsumsi telur dapat menyebabkan
KESEHATAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto berencana mengalihkan sebagian keuntungan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) u
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid angkat bicara soal isu reshuffle kabinet se
POLITIK
JAKARTA Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkap sekitar 300 ribu pecandu narkoba di Indonesia telah terdeteksi. Menurutn
NASIONAL
JAKARTA Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta Badan Gizi Nasional (BGN) menjadikan kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gra
NASIONAL