BREAKING NEWS
Selasa, 29 September 2026

Selat Hormuz Memanas, Rupiah Tertekan di Rp17.860 per Dolar AS

Administrator - Rabu, 12 Agustus 2026 09:24 WIB
Selat Hormuz Memanas, Rupiah Tertekan di Rp17.860 per Dolar AS
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Sebaliknya, dolar Taiwan dan ringgit Malaysia tercatat menguat.

Kendati demikian, pergerakan mata uang kawasan, termasuk rupiah, masih akan sangat dipengaruhi perkembangan harga minyak.

Harga minyak Brent yang bertahan di sekitar US$89 per barel menunjukkan pasar belum sepenuhnya percaya bahwa risiko gangguan pasokan dari Timur Tengah akan segera berakhir.

Apabila pembicaraan AS-Iran menghasilkan kemajuan konkret dan membuka peluang normalisasi pelayaran di Selat Hormuz, harga minyak berpotensi turun.

Kondisi tersebut dapat memberikan ruang bagi rupiah untuk kembali menguat.

Sebaliknya, jika negosiasi kembali gagal mencapai kesepakatan, harga minyak berpotensi meningkat.

Kondisi itu dapat memberikan tekanan terhadap mata uang negara-negara Asia, termasuk rupiah.

Dari dalam negeri, rupiah masih berpeluang mendapatkan sentimen positif. Pasar obligasi mulai memberikan sinyal yang lebih konstruktif.

Tekanan jual terhadap aset Indonesia yang terjadi pada perdagangan sebelumnya dinilai telah melewati fase terburuk.

Kondisi tersebut seiring dengan pencalonan Destry Damayanti sebagai gubernur baru Bank Indonesia (BI).

Lionel Priyadi, Fixed Income & Macro Strategist Mega Capital Sekuritas, memperkirakan yield Surat Utang Negara (SUN) bergerak konsolidatif di rentang 7,2-7,25 persen.

Begitu juga dengan rupiah yang diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.800-Rp17.900 per dolar AS.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Emas Antam Kembali Turun, Harga 1 Gram Kini Rp2.680.000
Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Bikin Rupiah Melemah ke Rp17.861
1 Juta Sarjana Masih Menganggur, Ada Apa dengan Dunia Kerja di Indonesia?
Usai Dimarahi Bobby Nasution, Poppy Marulita Resmi Dicopot dari Jabatan Kepala Biro Perekonomian Sumut
Rupiah Kembali Melemah ke Rp17.797, Jadi Salah Satu Mata Uang Asia yang Tertekan
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru