Dari Kenduri Diraja hingga Istana Maimun, Ini Komitmen Rico Waas Jaga Warisan Kesultanan Deli
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kenduri Diraja Negeri Deli yang akan digel
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Pemerintah memastikan lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) di Jakarta telah disiapkan. Namun, pemerintah belum mengungkap secara rinci lokasi PFII tersebut.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan lokasi PFII di Jakarta sudah tersedia. Meski demikian, dia menyerahkan pengumuman lokasi tersebut kepada otoritas yang berwenang.
"Sudah ada sebenarnya, tapi mungkin jangan saya yang menyampaikan. Biarlah nanti ada dari otoritasnya sendiri karena itu sebuah zona yang memang diatur khusus," kata Prasetyo dalam keterangan pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (15/8/2026).Baca Juga:
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan rencana pembentukan PFII dalam pidato kenegaraan di DPR. Selain Jakarta, Bali juga ditetapkan sebagai salah satu lokasi PFII.
Prasetyo mengatakan pembentukan PFII merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memanfaatkan potensi Indonesia sebagai salah satu tujuan investasi. Menurutnya, Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar dan sejumlah prasyarat untuk menarik investasi dari berbagai negara.
Pemerintah, kata Prasetyo, kini bergerak cepat menyiapkan berbagai perangkat yang dibutuhkan agar peluang tersebut dapat dimanfaatkan.
"Yang penting adalah idenya, selama ini kita tidak punya itu atau belum punya itu, sekarang kita salah satu negara yang dianggap apa namanya sangat potensial, masih ruang berkembangnya masih cukup besar, dan dianggap memiliki prasyarat-prasyarat kunci untuk hadirnya atau datangnya investasi-investasi dari mana pun," jelasnya.
Dia menegaskan pemerintah akan mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan pembentukan PFII. Hal tersebut dilakukan agar peluang investasi yang dimiliki Indonesia dapat segera dimanfaatkan.
RUU PFII sebelumnya telah disahkan menjadi Undang-Undang pada akhir Juli 2026. Prasetyo menyebut pemerintah akan terus menyiapkan perangkat yang diperlukan untuk mendukung keberadaan pusat finansial tersebut.
"Maka dengan proses yang sangat cepat itu kita siapkan perangkat-perangkat itu. Kira-kira polanya memang seperti itu ya. Punya ada sesuatu, ada peluang, ada kesempatan, kita kerjakan dengan secepat-cepatnya. Ada masalah, kita selesaikan dengan secepat-cepatnya," tutup Prasetyo.* (d/dh)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kenduri Diraja Negeri Deli yang akan digel
PEMERINTAHAN
JAKARTA Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh jajaran pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang w
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memastikan lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) di Jakarta telah disiapkan. Namun, pemerintah belum
EKONOMI
JAKARTA Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengungkap bakal ada kejutan dalam formasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sumatera Utara
PEMERINTAHAN
MEDAN Gempa bumi dengan magnitudo (M) 6,4 mengguncang wilayah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (15/8/2026) petang. Ba
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung memantau gotong royong massal yang digelar serentak di 21 kecamatan dalam
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Peringatan Hari Damai Aceh (HDA) ke21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, berujung ricuh pada Sabtu (15/8/2026). Kericu
PERISTIWA
BANDA ACEH Tokoh sekaligus mediator perdamaian Aceh asal Finlandia, Juha Christensen, meminta semua pihak menghormati penggunaan bendera
POLITIK