BREAKING NEWS
Kamis, 20 Agustus 2026

Masuk Desil 9 dan 10 DTSEN tapi Masih Merasa Hidup Pas-pasan, Mengapa Bisa Terjadi?

Johan - Kamis, 20 Agustus 2026 21:41 WIB
Masuk Desil 9 dan 10 DTSEN tapi Masih Merasa Hidup Pas-pasan, Mengapa Bisa Terjadi?
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Masyarakat bisa melakukan respons, aduan, sehingga masyarakat bisa percaya dan kemudian puas dengan hasil yang didapatkan," katanya.

Wisnu mengingatkan penggunaan desil sebagai dasar pemberian atau pencabutan subsidi memiliki sejumlah risiko.

Salah satunya adalah exclusion error, yaitu kondisi ketika rumah tangga yang sebenarnya masih membutuhkan bantuan justru tidak masuk dalam kelompok penerima.

Ada pula risiko cliff effect.

Kondisi ini terjadi ketika dua rumah tangga dengan kondisi ekonomi hampir sama mendapatkan perlakuan kebijakan yang berbeda hanya karena berada di sisi berbeda dari batas desil.

"Dua rumah tangga yang kondisi ekonominya hampir sama persis bisa mendapatkan perlakuan kebijakan yang sangat berbeda karena yang satu di ujung desil 8, yang satunya lagi di awal mula desil 9," ujarnya.

Untuk mengurangi risiko tersebut, Wisnu menyarankan pemerintah mempertimbangkan pemeringkatan yang lebih rinci.

Salah satu caranya dengan menggunakan persentil atau zona transisi di sekitar batas kelompok kesejahteraan.

Menurut dia, desil 9 dan 10 juga tidak seharusnya diperlakukan sebagai kelompok ekonomi yang sepenuhnya homogen.

Kondisi ekonomi masyarakat dalam kelompok tersebut dapat berbeda jauh karena dipengaruhi pendapatan, jumlah tanggungan, cicilan rumah, biaya pendidikan, hingga pengeluaran kesehatan.

Wisnu mengatakan pengukuran kesejahteraan tidak cukup hanya melihat kepemilikan aset.

Beban kewajiban rumah tangga juga perlu diperhitungkan karena turut menentukan kemampuan ekonomi sebuah keluarga.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Penerima Bantuan Beras Bulog Medan Berkurang 9.574, Ini Penyebabnya
Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Gibran: Negara Hadir dan Masyarakat NTT Tidak Sendirian
Bursa Wirausaha Unggulan Sumut Digelar di USU, UMKM Dapat Akses Pembiayaan hingga Business Matching
Saat Indonesia Rayakan Kemerdekaan, 4.700 Pekerja Migas PHI Tetap Bertugas 24 Jam
Bener Meriah Siapkan Rp28,28 Miliar untuk Perbaikan Infrastruktur Rusak akibat Bencana
Tahun Depan, Bobby Nasution Kucurkan Rp50 Miliar untuk Pelaku UMKM Sumut
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru