BREAKING NEWS
Sabtu, 22 Agustus 2026

Pemerintah Kaji Ulang DTSEN, Desil 10 Ternyata Banyak Diisi Masyarakat Kelas Menengah

Dharma - Sabtu, 22 Agustus 2026 20:43 WIB
Pemerintah Kaji Ulang DTSEN, Desil 10 Ternyata Banyak Diisi Masyarakat Kelas Menengah
Ilustrasi - Masyarakat kelas menengah. (foto: Dok. UGM)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menilai persoalan utama bukan terletak pada metode BPS dalam menyusun desil.

Menurut dia, persoalan muncul ketika desil digunakan sebagai penanda langsung kelas ekonomi masyarakat.

"Desil 10 memang sangat heterogen karena batas bawahnya jelas, tetapi tidak punya batas atas," ujar Yusuf, Kamis (13/8/2026).

Pada 2024, kelompok desil 10 dimulai ketika pengeluaran masyarakat berada di sekitar Rp3,03 juta per kapita per bulan.

Dari sekitar 22,06 juta orang yang masuk desil 10, hanya sekitar 1,19 juta orang atau 5,4 persen yang masuk kategori benar-benar menengah ke atas.

Kelompok tersebut memiliki pengeluaran sekitar Rp9,91 juta per kapita per bulan.

Menurut Yusuf, kondisi ekonomi masyarakat dalam DTSEN dipengaruhi berbagai faktor, antara lain identitas kependudukan, pendidikan, pekerjaan, kondisi tempat tinggal, akses sanitasi dan air minum, kesehatan, disabilitas, kepemilikan aset, hingga kepemilikan usaha.

"Artinya, sebagian besar penghuni desil 10 sebenarnya masih berada di kelas menengah," katanya.

Yusuf menilai sistem desil tetap dapat digunakan selama sesuai dengan tujuan awalnya, yakni untuk melihat posisi relatif masyarakat dalam distribusi ekonomi.

Namun, penggunaan desil sebagai penentu langsung akses masyarakat terhadap sejumlah program pemerintah dinilai perlu diperhatikan.

Ia menyoroti penggunaan DTSEN sebagai salah satu acuan untuk menentukan penerima bantuan sosial hingga akses terhadap BBM bersubsidi.

Menurut Yusuf, pemerintah sebaiknya juga menggunakan ukuran pengeluaran absolut untuk melihat kondisi ekonomi masyarakat secara lebih spesifik.

Editor
: Mass Arie
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Qresto Mulai Diterapkan di Medan, 46 Restoran Sudah Gabung Sistem Split Payment Pajak
Karhutla Kalimantan Mengganas, WFH hingga Pengurangan Jam Kerja Dinilai Bisa Jadi Opsi Lindungi Pekerja dari Asap
Harumkan Nama Sumut, Dua Pelajar Toba Pulang Usai Tuntaskan Tugas Paskibraka Nasional 2026
Prabowo Yakin Karhutla Segera Terkendali: Tahun-Tahun Dulu Lebih Parah, Kita Atasi
BWS Sumatera I Perkuat Tepian Sungai Aih Bobo Gayo Lues, Cegah Erosi dan Banjir Bandang
Semarak HUT ke-81 RI: Pemdes Bogak Gelar Lomba Ranking #1, Dorong Anak Cintai Pendidikan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
"Sihir Politik" Jokowi

"Sihir Politik" Jokowi

OlehFirdaus ArifinADA politisi yang kekuasaannya berakhir bersamaan dengan berakhirnya jabatan. Begitu kendaraan dinas dikembalikan, pengaw

OPINI