Rekening Bank Dijadikan Mainan, Kepercayaan Akan Hancur
Oleh Agus Santoso PEMBUKA 80 JUTA ALASAN UNTUK HATIHATIKasus penundaan transaksi yang viral beberapa hari ini membuat publik bertanya
OPINI
JAKARTA — Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mendorong agar pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan dan Perluasan Kerja tidak hanya berfokus pada perlindungan pekerja, tetapi juga memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan daya saing dunia usaha.
Ketua Umum APINDO Shinta W. Kamdani mengatakan reformasi ketenagakerjaan perlu disesuaikan dengan perubahan ekonomi, perkembangan teknologi, struktur industri, serta kebutuhan kompetensi tenaga kerja.
Menurut Shinta, perlindungan terhadap pekerja harus berjalan beriringan dengan penciptaan lapangan kerja, peningkatan produktivitas, dan pertumbuhan dunia usaha.Baca Juga:
"Kita semua memiliki aspirasi yang sama: pekerja semakin sejahtera, kesempatan kerja semakin luas, dan dunia usaha dapat tumbuh secara sehat," kata Shinta, Selasa, 25 Agustus 2026.
APINDO menilai pekerjaan yang layak, produktif, dan berkelanjutan merupakan bagian penting dalam memberikan perlindungan kepada pekerja.
Karena itu, APINDO berpandangan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan dan Perluasan Kerja tidak cukup hanya mengatur hubungan kerja yang sudah berjalan.
Regulasi tersebut juga dinilai perlu membangun ekosistem ketenagakerjaan yang dapat mendorong investasi, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, serta menciptakan pekerjaan formal yang berkualitas.
Dengan pendekatan tersebut, perlindungan pekerja diharapkan tidak berjalan terpisah dari upaya pemerintah dan dunia usaha dalam memperluas lapangan pekerjaan.
APINDO juga mendorong pemerintah meningkatkan investasi dalam pelatihan vokasi, termasuk program reskilling dan upskilling bagi pekerja.
Reskilling merupakan pelatihan untuk membantu pekerja memperoleh keterampilan baru, sedangkan upskilling bertujuan meningkatkan kemampuan yang sudah dimiliki.
Menurut APINDO, penguatan kompetensi tenaga kerja semakin penting di tengah perubahan dunia kerja akibat digitalisasi, kecerdasan artifisial atau AI, otomatisasi, dan transisi menuju ekonomi hijau.
Selain peningkatan keterampilan, APINDO menilai sistem jaminan sosial ketenagakerjaan perlu terus diperkuat.
Oleh Agus Santoso PEMBUKA 80 JUTA ALASAN UNTUK HATIHATIKasus penundaan transaksi yang viral beberapa hari ini membuat publik bertanya
OPINI
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah siap menyediakan anggaran untuk menangani bencana, termasuk kebakara
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia memiliki kemampuan kuat dalam menghadapi bencana gempa bumi dan letusan gunung bera
NASIONAL
JAKARTA Roy Suryo kembali menempuh jalur praperadilan dalam perkara tudingan ijazah Joko Widodo atau Jokowi palsu. Kali ini, Roy mengaju
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Harga ayam di sejumlah wilayah Kabupaten Batu Bara dilaporkan mengalami kenaikan yang cukup drastis. Kondisi tersebut mulai di
EKONOMI
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menyambut kunjungan Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dank
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendorong negaranegara ASEAN memperkuat penerapan kesempatan kerja inklusif. Indonesia m
NASIONAL
JAKARTA Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mendorong agar pembahasan Rancangan UndangUndang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan dan P
EKONOMI
LANGKAT Sekelompok pria diduga mengeroyok sejumlah warga di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Langkat, Sum
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dinas Sumber Daya Air (SDA) Sumatera Utara mengoptimalkan peningkatan saluran pada Daerah Irigasi (DI) di sejumlah wilayah. Progra
PERTANIAN AGRIBISNIS