BREAKING NEWS
Kamis, 27 Agustus 2026

Kabar Baik! Inflasi Medan Juli 2026 Hanya 0,05 Persen, Terendah di Sumut

Abyadi Siregar - Kamis, 27 Agustus 2026 11:44 WIB
Kabar Baik! Inflasi Medan Juli 2026 Hanya 0,05 Persen, Terendah di Sumut
Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Medan Muhammad Reza Hanafi. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Pengendalian inflasi di Kota Medan menunjukkan perkembangan positif.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi month to month (mtm) Medan pada Juli 2026 tercatat hanya 0,05 persen.

Angka tersebut menjadi yang terendah dibandingkan delapan daerah Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sumatera Utara.

Baca Juga:

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Medan Muhammad Reza Hanafi mengatakan inflasi year to date (ytd) Medan hingga Juli 2026 mencapai 0,96 persen.

Sementara inflasi year on year (yoy) tercatat 4,11 persen.

Angka inflasi tahunan Medan tersebut juga lebih rendah dibandingkan inflasi Sumatera Utara yang berada di level 4,20 persen.

Capaian Juli menunjukkan perbaikan dibandingkan bulan sebelumnya.

Pada Juni 2026, inflasi bulanan Kota Medan tercatat sebesar 0,18 persen, sedangkan inflasi tahunan mencapai 4,65 persen.

Meski tekanan inflasi mulai terkendali, sejumlah komoditas strategis masih memberikan kontribusi terhadap inflasi tahunan.

Komoditas tersebut antara lain emas perhiasan, bensin, cabai merah, angkutan udara, serta sejumlah bahan pangan.

Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap terus memperkuat langkah pengendalian harga kebutuhan masyarakat.

Hasil rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) pada 21 Agustus 2026 menyepakati sejumlah intervensi untuk menjaga ketersediaan sekaligus keterjangkauan harga pangan.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Medan diminta berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

Sementara Dinas Koperasi menyiapkan pelaksanaan pasar murah.

Langkah tersebut diarahkan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, terutama ketika sejumlah komoditas pangan masih memberikan tekanan terhadap inflasi.

Pemko Medan juga akan memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah bersama TPID.

Koordinasi tersebut diperlukan untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengantisipasi kenaikan harga komoditas strategis.

Dengan inflasi bulanan yang berada di level 0,05 persen pada Juli, Pemko Medan berharap tren pengendalian harga dapat terus dipertahankan.

Ketersediaan pangan dan kestabilan harga menjadi perhatian utama agar daya beli masyarakat tetap terjaga.* (d/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Hakim Tolak Perlawanan Eks Menag Yaqut, Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji Berlanjut
Bebas dari Kasus Korupsi MFF, DPRD Minta Erwin Saleh Kembali Jadi Pejabat Pemko Medan
Makin Pedas! Harga Cabai Rawit Merah Naik Jadi Rp74 Ribu per Kg
Harga Emas Antam Anjlok Lagi, 1 Gram Kini Rp2.723.000
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.775 per Dolar AS, Inflasi PCE AS dan Aksi Demo Bayangi Pasar
Jelang Demo di DPR, IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.424
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru