BREAKING NEWS
Jumat, 28 Agustus 2026

Harga Ayam Tembus Rp50 Ribu, Cabai Rawit Rp65 Ribu! Pemko Medan Turun Tangan

Abyadi Siregar - Jumat, 28 Agustus 2026 07:39 WIB
Harga Ayam Tembus Rp50 Ribu, Cabai Rawit Rp65 Ribu! Pemko Medan Turun Tangan
Pemko Medan melakukan sidak ke pasar untuk mengecek langsung harga dan ketersediaan bahan pangan di Pasar Petisah dan Pasar Sei Sikambing, Kamis, 27 Agustus 2026. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Keluhan masyarakat mengenai kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok mendapat perhatian Pemerintah Kota Medan.

Atas instruksi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap, Pemko Medan melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke pasar untuk mengecek langsung harga dan ketersediaan bahan pangan, terutama ayam yang mengalami kenaikan.

Sidak dilakukan di Pasar Petisah dan Pasar Sei Sikambing, Kamis, 27 Agustus 2026.

Baca Juga:

Pemko Medan melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Kota Medan Citra Effendi Capah turun langsung bersama Kepala Dinas UKM Koperindag Hendra Ridho Siregar, Kepala Dinas Ketapang Pertanian dan Perikanan Ahmad Untung Lubis, serta Direktur Utama PUD Pasar Anggia Ramadhan.

Selain ayam, petugas juga mengecek sejumlah komoditas lain yang dikeluhkan masyarakat mengalami kenaikan harga, seperti cabai dan bawang.

Dari hasil pemantauan, harga ayam saat ini berada di kisaran Rp50 ribu. Kenaikan harga tersebut salah satunya dipengaruhi oleh berkurangnya pasokan ayam ke pasar.

Kondisi itu dirasakan langsung oleh pedagang. Maryuni, salah seorang pedagang, berharap harga ayam kembali stabil agar tidak semakin membebani masyarakat.

Ia berharap harga ayam dapat kembali berada di kisaran Rp35 ribu.

Menurut dia, kenaikan harga mulai terasa setelah aktivitas sekolah kembali berjalan dan kebutuhan masyarakat meningkat.

Harga sejumlah bumbu dapur juga mengalami kenaikan. Cabai rawit, misalnya, berada di kisaran Rp65 ribu per kilogram.

Sementara di kawasan Petisah, harganya sekitar Rp60 ribu per kilogram.

Adapun harga cabai merah berada di kisaran Rp45 ribu per kilogram.

Bawang putih sekitar Rp34 ribu per kilogram, tomat Rp18 ribu, dan bawang merah sekitar Rp36 ribu per kilogram.

Kenaikan harga kebutuhan pokok menjadi perhatian Pemko Medan karena berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat.

Kebutuhan pangan juga merupakan komoditas yang dibeli masyarakat setiap hari.

Asisten Ekbang Setda Kota Medan Citra Effendi Capah mengatakan pemerintah akan mengambil sejumlah langkah untuk menjaga kestabilan harga dan memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia.

Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah menemui para pemasok.

Pemerintah ingin mengetahui kondisi pasokan secara langsung, termasuk penyebab berkurangnya sejumlah komoditas.

"Langkah-langkahnya akan kami jumpai pemasoknya," ujar Citra.

Pemko Medan juga menyiapkan intervensi terhadap komoditas yang mengalami kenaikan harga, terutama cabai.

Langkah itu dilakukan agar harga kebutuhan pangan tetap terjangkau oleh masyarakat.

Untuk komoditas ayam, Pemko Medan akan berkoordinasi dengan Rumah Potong Hewan (RPH).

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan sekaligus mencari solusi atas kenaikan harga ayam di pasar.

Selain itu, Pemko Medan akan memperkuat pengendalian harga melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Pasar Murah.

Program ini diharapkan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

"Kami akan menggelar GPM dan Pasar Murah. Kita pastikan barang komoditas tersebut ada di pasar," kata Citra.

Citra mengatakan sidak dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap.

Pemerintah ingin memastikan kondisi harga kebutuhan pokok diketahui secara langsung dan penanganan dapat segera dilakukan jika ditemukan kenaikan.

"Sidak ini sesuai arahan Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Masyarakat banyak yang mengeluh harga. Jadi kita ingin mengetahui secara langsung," ujarnya.

Pemko Medan memastikan pemantauan harga tidak berhenti pada pengecekan di pasar.

Pemerintah juga akan menelusuri rantai pasok, mulai dari pemasok hingga pedagang, untuk mengetahui faktor yang menyebabkan harga sejumlah kebutuhan pokok meningkat.

Pemerintah berharap langkah tersebut dapat menjaga ketersediaan pasokan dan mendorong harga kebutuhan pokok kembali stabil.

Dengan begitu, masyarakat tidak semakin terbebani oleh kenaikan harga pangan.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Anas Urbaningrum Respons Polemik Budi Arie di Depan Jokowi: Mending Urus Kinerja Pemerintah!
Penantian 10 Tahun Terbayar Lunas! Eks Kabag Tapem Madina Resmi Divonis Bebas dari Kasus Korupsi LKPJ
Pamer 'Rapor' Kinerja di Muktamar NU, Prabowo Klaim Swasembada hingga MBG Tembus 62 Juta Jiwa
Lebih dari 8.600 Bidang Tanah Wakaf di Sumut Terancam Tanpa Sertifikat, Pemko Medan Gerak Cepat Amankan Aset Umat
Harga Ayam Tembus Rp50 Ribu di Medan, TPID Sumut Kejar Penyebabnya dari Peternak sampai Pasar
Dari Cabai hingga Daging Sapi Diobral Murah, Sumut Kebut Gerakan Pangan Murah Serentak Tekan Inflasi sampai Desember
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru