BREAKING NEWS
Jumat, 28 Agustus 2026

Kandas Tipis di Ujung Pekan! IHSG Gagal Sumringah Akibat Tekanan Berat Sektor Perindustrian

Adelia Syafitri - Jumat, 28 Agustus 2026 17:11 WIB
Kandas Tipis di Ujung Pekan! IHSG Gagal Sumringah Akibat Tekanan Berat Sektor Perindustrian
ilustrasi - IHSG ditutup melemah tipis pada perdagangan Jumat (28/8/2026). (Foto: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/rwa.)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan Jumat (28/8/2026). IHSG berakhir di level 6.518,12 atau turun 3,63 poin (0,06%) dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.521,75.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG sempat bergerak di rentang 6.495,74 hingga 6.566,90 sepanjang perdagangan. IHSG dibuka di level 6.535,72.

Aktivitas perdagangan saham hari ini mencatat volume sekitar 33,45 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp14,93 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sekitar 1,98 juta kali.

Baca Juga:

Sebanyak 290 saham ditutup menguat, 348 saham melemah, sementara 325 saham lainnya tidak mengalami perubahan.

Dari 11 sektor yang tercatat di BEI, mayoritas berakhir di zona merah. Sektor perindustrian menjadi sektor dengan penurunan paling dalam, yakni 1,41%.

Sektor kesehatan menyusul dengan pelemahan 0,71%, kemudian sektor energi turun 0,65%. Sektor infrastruktur juga terkoreksi 0,64%, sektor teknologi turun 0,58%, barang baku melemah 0,42% dan barang konsumen primer turun 0,36%.

Di sisi lain, tiga sektor berhasil ditutup menguat. Sektor keuangan mencatat kenaikan terbesar sebesar 0,67%, disusul sektor barang konsumen siklikal yang naik 0,52% dan sektor transportasi menguat 0,44%.

Pada jajaran saham yang tergabung dalam indeks LQ45, PT Indika Energy Tbk (INDY) menjadi saham dengan penguatan terbesar, yakni 2,17%.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) berada di posisi berikutnya dengan kenaikan 1,89%, sementara PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) menguat 1,32%.

Sebaliknya, PT Indosat Tbk (ISAT) menjadi saham LQ45 dengan penurunan terbesar, yakni 3,07%. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) turun 2,93%, sedangkan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) melemah 2,55%.

Pergerakan bursa saham Asia pada Jumat juga berlangsung variatif. Nikkei 225 Jepang menguat 0,41%, S&P/ASX 200 Australia naik 0,60%, dan Hang Seng Hong Kong bertambah 0,07%.

Sementara itu, SSE Composite China turun 0,11%. KOSPI Korea Selatan terkoreksi cukup dalam sebesar 1,79%, sedangkan Asia Dow melemah 1,04%.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rupiah Ditutup Menguat 51 Poin ke Rp17.693 per Dolar AS
Demo Kondusif dan Destry Jadi Gubernur BI, IHSG Dibuka Menguat!
IHSG Ditutup Menguat 116 Poin, Kembali Tembus Level Psikologis 6.500
Jelang Demo di DPR, IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.424
IHSG Anjlok di Awal Perdagangan, Turun 1,06 Persen ke Level 6.432
Sempat Hijau di Awal, IHSG Tiba-tiba Layu dan Ditutup Ambles di Zona Merah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru