Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
TEBING TINGGI - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tebing Tinggi menyita sekitar 1 kilogram sabu dari sebuah kamar kos di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Lalang, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Dalam penggerebekan itu, dua pria turut diamankan.
Kepala BNN Kota Tebing Tinggi AKBP Rohim Marthin Gultom mengatakan penggerebekan dilakukan pada Rabu (26/8/2026). Penindakan tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan maraknya peredaran sabu di kawasan tersebut.
Penggerebekan dilakukan tim gabungan BNN Kota Tebing Tinggi dan BNN Sumut bersama Polres Tebing Tinggi serta Subdenpom I/1 Tebing Tinggi.
Baca Juga:
"Penggerebekan ini berawal dari informasi masyarakat terkait maraknya peredaran narkotika jenis sabu. Dari hasil penggerebekan, kami menemukan barang bukti di kamar kos berupa 9 bungkus plastik putih berisi narkotika jenis sabu dan 15 bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan total keseluruhan kurang lebih 1 kilogram," kata Rohim, Jumat (28/8/2026).
Dua pria yang diamankan yakni M Zuhari (30) dan Reza Fahlepi (28). Keduanya disebut berdomisili di Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai.
"Berhasil mengamankan dua orang laki-laki yang diduga terkait dengan peredaran narkotika," ujar Rohim.
Selain sekitar 1 kilogram sabu, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika. Barang bukti tersebut antara lain dua timbangan digital, tiga telepon genggam, plastik klip, sendok, sekop, tas, bong, plastik bekas teh China, dompet, gunting, lakban dan uang tunai Rp286 ribu.
Petugas juga menyita dua sepeda motor yang berada di lokasi. Kendaraan tersebut terdiri dari satu unit Yamaha RX King warna merah dengan nomor polisi BK 3173 SAK dan satu unit Honda Sonic warna oranye tanpa nomor polisi.
Usai penindakan, kedua pria tersebut dibawa ke Kantor BNN Kota Tebing Tinggi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik juga melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan di balik temuan narkotika tersebut.
Rohim mengatakan pihaknya masih mendalami asal-usul sabu yang ditemukan di kamar kos tersebut. Penyidik juga belum memastikan peran kedua orang yang diamankan apakah sebagai bandar atau kurir.
"Sedang kami dalami dari mana narkoba tersebut berasal dan akan kami dalami siapa saja yang terlibat dalam peredaran ini," katanya.
BNN Kota Tebing Tinggi selanjutnya masih melakukan pendalaman terhadap keterangan kedua pria tersebut serta barang bukti yang diamankan. Pengembangan kasus dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.* (ds/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.