Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Menurutnya, pemilahan sampah sejak dari sumber menjadi langkah penting agar limbah yang masih memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan kembali.
Pernah Dapat Dukungan PLN
Dalam perjalanan mengembangkan SOBOTIK, Zainuddin juga pernah mendapatkan bantuan dari PLN UID Aceh.
Dukungan tersebut digunakan untuk membantu pengembangan produk daur ulang. Saat ini, SOBOTIK telah memiliki sejumlah mesin produksi untuk mendukung inovasi pengolahan limbah dengan metode hot press, termasuk untuk pembuatan produk home decor.

Selain itu, SOBOTIK juga memiliki dua trainer ecobrick yang disebut telah memperoleh sertifikasi internasional melalui Global Ecobricks Alliance (GEA).
Zainuddin menilai dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar usaha pengolahan sampah tersebut dapat berkembang lebih besar.
Berharap Ada Dukungan Permodalan
Memasuki tahun keenam, Zainuddin berharap SOBOTIK dapat berkembang menjadi UMKM produktif yang mampu menciptakan lebih banyak produk sekaligus membuka peluang ekonomi dari pengelolaan sampah.
Dia berharap ada pihak yang bersedia memberikan dukungan permodalan maupun pembinaan, terutama perusahaan BUMN yang ingin bermitra dalam pengembangan usaha berbasis lingkungan.
"Saya berharap ada pihak yang bisa memberikan bantuan atau pembinaan, terutama dari BUMN, sehingga SOBOTIK bisa berkembang menjadi UMKM yang lebih produktif," katanya.

Menurut Zainuddin, pengembangan usaha tersebut bukan semata-mata untuk mengejar keuntungan. Ada misi lingkungan yang ingin terus dibawa melalui setiap produk yang dihasilkan.
Dia mengajak masyarakat untuk tidak lagi memandang sampah sebagai sesuatu yang tidak bernilai.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.