BREAKING NEWS
Selasa, 01 September 2026

Dari Sabang sampai Batam, Pertamina Dex Naik Paling Tinggi hingga Rp26.300 per Liter di Sumatera

Johan - Selasa, 01 September 2026 11:43 WIB
Dari Sabang sampai Batam, Pertamina Dex Naik Paling Tinggi hingga Rp26.300 per Liter di Sumatera
ilustrasi - Harga Bahan Bakar Minyak non subsidi di Sumatera Utara mengalami kenaikan mulai 1 September 2026. (Foto: Dok. pertaminaretail)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di Sumatera Utara mengalami kenaikan mulai 1 September 2026. Penyesuaian harga dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dan berlaku untuk sejumlah produk, yakni Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan penyesuaian harga tersebut merupakan bagian dari evaluasi harga berkala perusahaan.

"Penyesuaian harga ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan perusahaan yang mengacu pada ketentuan dan arahan pemerintah, dengan tetap mempertimbangkan berbagai faktor yang relevan, seperti perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta daya beli masyarakat," kata Fahrougi, Selasa (1/9/2026).

Baca Juga:

Menurut Fahrougi, tidak semua jenis BBM non subsidi mengalami perubahan harga. Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap dengan harga sebelumnya.

"Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan pada produk Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite, sedangkan untuk produk Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tidak mengalami penyesuaian harga," ujarnya.

Untuk wilayah Aceh dan Sumatera Utara, harga Pertamax Turbo naik dari Rp18.700 menjadi Rp20.000 per liter. Sementara Pertamina Dex meningkat dari Rp21.650 menjadi Rp25.750 per liter.

Harga Dexlite juga naik dari Rp20.150 menjadi Rp24.200 per liter.

Penyesuaian harga yang sama berlaku di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, dengan besaran harga yang berbeda.

Pertamax Turbo di wilayah tersebut naik dari Rp19.100 menjadi Rp20.450 per liter. Pertamina Dex meningkat dari Rp22.100 menjadi Rp26.300 per liter, sedangkan Dexlite naik dari Rp20.550 menjadi Rp24.750 per liter.

Penyesuaian harga juga berlaku khusus untuk kawasan Free Trade Zone (FTZ). Di FTZ Sabang, harga Dexlite naik dari Rp18.450 menjadi Rp22.150 per liter.

Sementara di FTZ Batam, harga Pertamax Turbo berubah dari Rp17.400 menjadi Rp18.550 per liter. Harga Pertamina Dex naik dari Rp20.100 menjadi Rp23.950 per liter.

Adapun harga Dexlite di FTZ Batam naik dari Rp18.700 menjadi Rp22.500 per liter.

Pertamina menjelaskan perubahan harga BBM non subsidi tersebut mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta kondisi daya beli masyarakat.

Dengan penyesuaian ini, masyarakat di wilayah Sumbagut dan sejumlah wilayah lainnya perlu mencermati harga terbaru BBM non subsidi yang berlaku sejak 1 September 2026.

Daftar harga BBM Non Subsidi mulai 1 September 2026:

Aceh & Sumatera Utara

Pertamax Turbo: Rp20.000/liter
Pertamina Dex: Rp25.750/liter
Dexlite: Rp24.200/liter

Sumatera Barat, Riau & Kepulauan Riau

Pertamax Turbo: Rp20.450/liter
Pertamina Dex: Rp26.300/liter
Dexlite: Rp24.750/liter

FTZ Sabang

Dexlite: Rp22.150/liter

FTZ Batam

Pertamax Turbo: Rp18.550/liter
Pertamina Dex: Rp23.950/liter
Dexlite: Rp22.500/liter* (ds/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mulai Hari Ini, Pertamax Turbo hingga Dex Naik Harga
Pertalite Bakal Dibatasi untuk Desil 9-10? Bahlil: Masih Dikaji
885 Ribu Liter BBM Subsidi di Aceh Diduga Disalahgunakan Setiap Hari, Kerugian Negara Capai Rp1 Triliun
Pemerintah Kaji Ulang DTSEN, Desil 10 Ternyata Banyak Diisi Masyarakat Kelas Menengah
Tipe Mobil Anda Bisa Jadi Penentu, Ini Skema Baru Pembatasan Pertalite untuk Desil 9-10 ala Airlangga
Pemerintah Siapkan Pembatasan Pertalite Berdasarkan Jenis Kendaraan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru