BREAKING NEWS
Rabu, 09 September 2026

Harga Emas Antam Anjlok, 1 Gram Kini Rp2.610.000

Administrator - Rabu, 09 September 2026 09:39 WIB
Harga Emas Antam Anjlok, 1 Gram Kini Rp2.610.000
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam kembali turun pada perdagangan Rabu, 9 September 2026.

Harga emas Antam dibanderol Rp2.610.000 per gram.

Harga tersebut turun Rp17.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp2.637.000 per gram.

Baca Juga:

Sementara itu, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam berada di level Rp2.460.000 per gram.

Harga buyback tersebut turun Rp20.000 dibandingkan hari sebelumnya.

Berikut daftar harga emas batangan Logam Mulia Antam pada 9 September 2026:

0,5 gram: Rp1.355.000
1 gram: Rp2.610.000
2 gram: Rp5.160.000
3 gram: Rp7.715.000
5 gram: Rp12.825.000
10 gram: Rp25.595.000
25 gram: Rp63.862.000
50 gram: Rp127.645.000
100 gram: Rp255.212.000
250 gram: Rp637.765.000
500 gram: Rp1.275.320.000
1.000 gram: Rp2.550.600.000

Penurunan harga emas Antam terjadi seiring dengan koreksi harga emas dunia.

Harga emas dunia di pasar spot pada Selasa, 8 September 2026, ditutup di US$4.349,8 per troy ons.

Angka tersebut turun 1,25 persen dibandingkan hari sebelumnya dan menjadi level terendah dalam sepekan terakhir.

Dengan penurunan tersebut, harga emas dunia telah melemah selama tiga hari perdagangan berturut-turut.

Dalam periode tersebut, harga emas terkoreksi hampir 3 persen.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rupiah Menguat 0,37 Persen ke Rp17.567, Jadi Mata Uang Terkuat di Asia!
IHSG Dibuka Melemah ke 6.685, Ini Daftar Saham yang Menguat dan Tertekan
Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp91 Ribu per Kg, Beras Juga Ikut Melonjak
Karya hingga Produk UMKM Warga Binaan Lapas TBA Dilirik Pemko Tanjungbalai, Pemasaran Bakal Diperluas
Lapas Labuhan Ruku Kembangkan Budidaya Pakcoy Hidroponik, Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Produktif
Sumut Didorong Jadi Penguat Rantai Pasok Regional, Selat Malaka Jadi Kunci
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru