BREAKING NEWS
Kamis, 10 September 2026

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15 Ribu, Simak Daftar Harga Lengkapnya

Adelia Syafitri - Kamis, 10 September 2026 08:59 WIB
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15 Ribu, Simak Daftar Harga Lengkapnya
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam kembali menguat pada perdagangan Kamis, 10 September 2026.

Harga emas Antam hari ini tercatat Rp2.625.000 per gram, naik Rp15.000 dibandingkan harga perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam berada di level Rp2.475.000 per gram.

Baca Juga:

Harga tersebut juga naik Rp15.000 dibandingkan hari sebelumnya.

Daftar Harga Emas Antam 10 September 2026

Berikut daftar harga emas batangan Logam Mulia Antam pada Kamis, 10 September 2026:

0,5 gram: Rp1.362.500
1 gram: Rp2.625.000
2 gram: Rp5.190.000
3 gram: Rp7.760.000
5 gram: Rp12.900.000
10 gram: Rp25.745.000
25 gram: Rp64.237.000
50 gram: Rp128.395.000
100 gram: Rp256.712.000
250 gram: Rp641.515.000
500 gram: Rp1.282.820.000
1.000 gram: Rp2.565.600.000

Kenaikan harga emas Antam terjadi seiring dengan kebangkitan harga emas dunia.

Harga emas di pasar spot pada perdagangan sebelumnya ditutup di level US$4.394,7 per troy ons.

Angka tersebut menguat 0,88 persen dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.

Harga emas dunia sebelumnya mengalami tekanan selama tiga hari berturut-turut.

Dalam periode tersebut, harga emas terkoreksi hampir 3 persen.

Setelah mengalami penurunan cukup dalam, emas kembali menarik perhatian investor.

Aksi beli saat harga melemah atau dip buying turut membantu mengangkat harga emas.

Penguatan tersebut terjadi meski terdapat sejumlah sentimen yang berpotensi menekan harga emas, salah satunya kenaikan imbal hasil atau yield surat utang pemerintah Amerika Serikat (AS).

Yield surat utang pemerintah AS tenor 10 tahun naik 5 basis poin menjadi 4,844 persen.

Posisi tersebut merupakan yang tertinggi sejak Oktober 2023 atau hampir tiga tahun terakhir.

Kenaikan yield biasanya menjadi sentimen negatif bagi emas karena emas merupakan aset yang tidak memberikan imbal hasil atau non-yielding asset.

Ketika instrumen keuangan lain menawarkan imbal hasil lebih tinggi, daya tarik emas dapat berkurang.

Selain itu, harga minyak dunia juga mengalami kenaikan akibat meningkatnya kembali ketegangan di Timur Tengah.

Harga minyak jenis Brent pada perdagangan sebelumnya melonjak 4,23 persen menjadi US$102,08 per barel.

Kenaikan harga energi berpotensi mendorong inflasi.

Kondisi tersebut dapat membuat bank sentral di berbagai negara mempertimbangkan kebijakan moneter yang lebih ketat, termasuk melalui kenaikan suku bunga.

Pasar juga tengah menunggu keputusan suku bunga sejumlah bank sentral utama dunia.

Bank Sentral Eropa atau ECB dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga pada Kamis malam waktu Indonesia.

Pasar memperkirakan suku bunga naik dari 2,25 persen menjadi 2,5 persen.

Sementara itu, Federal Reserve atau The Fed dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga pada pekan depan.

Investor memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga acuan ke kisaran 3,75-4 persen, dengan probabilitas sekitar 60 persen.

Kenaikan suku bunga global menjadi tantangan bagi emas karena aset tersebut tidak menghasilkan bunga.

Meski demikian, harga emas masih mampu menguat di tengah kenaikan yield obligasi dan harga minyak.

"Emas tidak begitu merespons kenaikan yield dan harga minyak akibat aksi short covering. Kami belum melihat ada isu baru," kata Ole Hansen, Head of Commodity Strategy di Saxo Bank.* (bb/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar untuk Emas Asian Games, Minta Kapolri Percepat Pangkat Pelatih Berprestasi
Bulog: Harga Ayam Potong di Sumut Naik akibat Harga Jagung Mahal
Jelang Peluncuran, Bocoran Harga iPhone 18 Pro hingga iPhone Lipat Tembus Rp59 Juta
Harga Emas Antam Anjlok, 1 Gram Kini Rp2.610.000
Rupiah Menguat 0,37 Persen ke Rp17.567, Jadi Mata Uang Terkuat di Asia!
IHSG Dibuka Melemah ke 6.685, Ini Daftar Saham yang Menguat dan Tertekan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru