BREAKING NEWS
Senin, 14 September 2026

Sempat Dibuka Menguat ke Level Rp17.605, Pergerakan Rupiah Hari Ini Diproyeksi Kembali Tertekan Sentimen Global

Administrator - Senin, 14 September 2026 09:56 WIB
Sempat Dibuka Menguat ke Level Rp17.605, Pergerakan Rupiah Hari Ini Diproyeksi Kembali Tertekan Sentimen Global
ilustrasi - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis pada perdagangan Senin (14/9/2026). (Foto: emitennews)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis pada perdagangan Senin (14/9/2026). Rupiah berada di level Rp17.605 per dolar AS, naik 6 poin atau 0,03% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.611 per dolar AS.

Mengutip data Bloomberg, rupiah berada di level Rp17.605 per dolar AS pada pembukaan perdagangan pagi ini. Sementara berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah tercatat di level Rp17.606 per dolar AS.

Meski dibuka menguat, pergerakan rupiah diperkirakan masih akan menghadapi tekanan sepanjang perdagangan hari ini. Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah.

Baca Juga:

Ibrahim memperkirakan rupiah akan berada dalam rentang Rp17.610-Rp17.650 per dolar AS. Sejumlah sentimen eksternal disebut menjadi perhatian pasar.

Salah satunya adalah ekspektasi perubahan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed). Ibrahim mengatakan ekspektasi kenaikan suku bunga meningkat seiring perkiraan inflasi tahunan AS sebesar 4,6%.

"Pertemuan minggu depan sebagian besar 85 persen para ekonom mengatakan bahwa Bank Sentral AS kemungkinan besar akan menaikkan suku bunga 25 basis poin. Jadi, yang tadinya 70 persen sudah berubah menjadi 85 persen," kata Ibrahim.

Selain kebijakan moneter AS, konflik antara AS dan Iran yang masih berlangsung juga menjadi sentimen bagi pergerakan rupiah. Ketegangan geopolitik tersebut berpotensi mendorong kenaikan harga minyak mentah dunia.

Kenaikan harga minyak dapat memberikan tekanan tambahan terhadap negara berkembang, termasuk Indonesia, karena berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi dan pasar keuangan.

Dengan demikian, meski rupiah dibuka menguat tipis pada awal perdagangan, pelaku pasar masih akan mencermati arah kebijakan The Fed serta perkembangan konflik geopolitik untuk menentukan pergerakan nilai tukar sepanjang hari.* (mt/dh)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Awali Pekan dengan Koreksi Tipis! Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2,602 Juta per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Cuaca Aceh Hari Ini 14 September: Hujan Petir Mengintai Sejumlah Daerah
Cuaca Sumut Hari Ini 14 September: Medan Berawan, Sejumlah Daerah Hujan Ringan
Cuaca Jakarta Hari Ini 14 September: Mayoritas Cerah, Suhu Capai 36 Derajat
Cuaca Jabar Hari Ini 14 September: Bekasi-Depok Terpanas, Suhu Capai 37 Derajat
Cuaca Jogja Hari Ini 14 September: Berawan, Suhu Bisa Capai 35 Derajat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru