BREAKING NEWS
Kamis, 08 Oktober 2026

Tanpa Bor Sumur Baru! Pertamina EP Sulap Produksi Minyak Sumur Tua dari 8 Jadi 733 Barel

gusWedha - Selasa, 06 Oktober 2026 19:29 WIB
Tanpa Bor Sumur Baru! Pertamina EP Sulap Produksi Minyak Sumur Tua dari 8 Jadi 733 Barel
PT Pertamina EP Bunyu Field berhasil meningkatkan produksi Sumur BN-38 dari sekitar 8 barel menjadi 733 barel setelah dilakukan well intervention. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BUNYU - PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field berhasil meningkatkan produksi Sumur BN-38 dari sekitar 8 barel menjadi 733 barel setelah dilakukan well intervention. Peningkatan tersebut menjadi salah satu upaya mengoptimalkan produksi dari aset migas yang telah memasuki fase mature field.

Selain minyak, produksi gas dari Sumur BN-38 juga meningkat hingga 0,52 MMSCFD, melampaui target awal sebesar 0,10 MMSCFD.

Senior Manager Bunyu Field Ruri Heriandi mengatakan peningkatan produksi tersebut diperoleh setelah tim teknis melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi sumur dan reservoir.

Baca Juga:

Salah satu langkah yang dilakukan yakni memperbarui analisis data subsurface, termasuk membaca kembali data saturasi log untuk mengetahui distribusi hidrokarbon di dalam reservoir.

Hasil evaluasi kemudian digunakan untuk menentukan interval yang masih memiliki potensi produksi sekaligus mengidentifikasi bagian sumur yang berpotensi menghasilkan air.

"Alhamdulillah, hasil awalnya menunjukkan peningkatan produksi yang signifikan dan semoga bisa bertahan dalam waktu yang panjang," ujar Ruri dalam keterangan tertulis, Senin (5/10/2026).

Menurut Ruri, evaluasi menunjukkan interval J-72 masih memiliki kandungan hidrokarbon yang belum diproduksikan secara maksimal. Tim kemudian membuka kembali interval tersebut untuk meningkatkan produksi.

Intervensi juga dilakukan melalui metode water shut off dengan mengisolasi dan menyemen interval yang terindikasi menghasilkan air. Pada saat yang sama, tim melakukan perforasi pada lapisan top sand untuk membuka peluang produksi minyak sekaligus menekan potensi masuknya air.

Hasilnya, produksi awal Sumur BN-38 meningkat signifikan dari sekitar 8 barel menjadi 733 barel. Produksi gas juga tercatat mencapai 0,52 MMSCFD.

General Manager Zona 10 Darmapala mengatakan keberhasilan tersebut menunjukkan peningkatan produksi dari lapangan migas mature tidak selalu harus dilakukan dengan membuka sumur atau lapangan baru.

Menurutnya, sumur yang sudah berproduksi masih memiliki peluang untuk dioptimalkan melalui pemahaman reservoir yang lebih presisi serta penerapan teknologi dan inovasi.

"Keberhasilan well intervention di Sumur BN-38 menunjukkan bahwa optimalisasi aset eksisting dapat memberikan tambahan produksi yang berarti. Upaya seperti ini akan terus kami dorong untuk mengoptimalkan potensi aset yang dimiliki Pertamina," kata Darmapala.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru