BREAKING NEWS
Rabu, 07 Oktober 2026

Butuh Modal Usaha? Ini Tabel Angsuran KUR BSI 2026 Rp200 Juta dan Syaratnya

Adelia Syafitri - Rabu, 07 Oktober 2026 07:50 WIB
Butuh Modal Usaha? Ini Tabel Angsuran KUR BSI 2026 Rp200 Juta dan Syaratnya
Bank Syariah Indonesia (BSI). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan bisnis dapat mempertimbangkan KUR BSI 2026 sebagai salah satu alternatif pembiayaan berbasis syariah.

Program yang disalurkan melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) tersebut ditujukan untuk membantu pelaku UMKM memperoleh akses permodalan dengan skema pembiayaan yang mengacu pada prinsip-prinsip syariah.

Dana pembiayaan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan usaha yang bersifat produktif, mulai dari menambah modal kerja hingga menunjang pengembangan dan keberlangsungan bisnis.

Baca Juga:

Berbeda dengan kredit konvensional yang menggunakan sistem bunga, pembiayaan KUR BSI menggunakan akad syariah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Skema tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi pelaku usaha yang ingin memperoleh pembiayaan tanpa menggunakan mekanisme bunga.

Besaran dan mekanisme pembayaran yang telah disepakati sejak awal juga dapat membantu pelaku UMKM memperkirakan kewajiban pembayaran.

Dengan demikian, pengusaha dapat lebih mudah mengatur arus kas dan menyesuaikan pembiayaan dengan kondisi keuangan bisnis.

Tabel Angsuran KUR BSI Plafon Rp200 Juta

Berdasarkan informasi dalam materi yang menjadi acuan, pembiayaan dengan plafon Rp200 juta memiliki pilihan tenor mulai dari 12 bulan atau satu tahun hingga 60 bulan atau lima tahun.

Untuk plafon Rp200.000.000, berikut gambaran angsuran berdasarkan tenor:

Angsuran 12 bulan sebesar Rp17.000.000 per bulan.
Angsuran 24 bulan sebesar Rp8.666.667 per bulan.
Angsuran 36 bulan sebesar Rp5.888.889 per bulan.
Angsuran 48 bulan sebesar Rp4.500.000 per bulan.
Angsuran 60 bulan sebesar Rp3.666.667 per bulan.

Besaran angsuran tersebut sebaiknya dijadikan sebagai gambaran dari tabel yang dicantumkan dalam materi.

Calon nasabah perlu memastikan kembali nominal pembiayaan, tenor, akad, serta angsuran yang berlaku kepada BSI sebelum mengajukan pembiayaan.

Syarat Pengajuan KUR BSI 2026

Pelaku usaha yang ingin mengajukan KUR BSI perlu memenuhi sejumlah persyaratan.

Salah satunya adalah merupakan individu atau perorangan yang menjalankan usaha produktif dan layak.

Usaha tersebut telah berjalan secara aktif sekurang-kurangnya enam bulan.

Calon penerima juga belum pernah menerima pembiayaan modal kerja atau investasi komersial.

Namun, terdapat sejumlah pengecualian, antara lain pembiayaan konsumsi untuk keperluan rumah tangga, pembiayaan skema atau skala ultra mikro, serta pembiayaan pada perusahaan layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi.

Pemohon juga dapat sedang menerima sejumlah pembiayaan secara bersamaan, seperti KPR, KKP roda dua produktif, pembiayaan dengan jaminan SK pensiun, kartu kredit, pembiayaan Resi Gudang, serta pembiayaan konsumsi untuk keperluan rumah tangga.

Selain itu, calon penerima harus memiliki kolektibilitas lancar.

Untuk persyaratan administrasi, dokumen yang perlu disiapkan antara lain KTP, Kartu Keluarga (KK), NPWP untuk plafon di atas Rp50 juta, serta surat izin usaha.

Cara Pengajuan KUR BSI 2026

Pengajuan KUR BSI 2026 dapat dilakukan secara daring melalui layanan Salam Digital BSI.

Calon pemohon dapat membuka laman Salam Digital BSI, kemudian menentukan jenis plafon yang diinginkan dan memilih opsi "Ajukan Sekarang".

Selanjutnya, pemohon perlu melengkapi formulir pengajuan, mulai dari nama, NIK, hingga alamat email.

Setelah formulir diisi, dokumen persyaratan dapat diunggah sesuai dengan instruksi yang tersedia.

Pemohon kemudian memilih tombol "Ajukan" atau "Kirim" dan menunggu konfirmasi bahwa pengajuan telah diterima.

BSI selanjutnya akan melakukan proses verifikasi data dan menghubungi pemohon untuk menentukan jadwal survei lokasi usaha, baik secara langsung maupun virtual.

Apabila pengajuan disetujui, calon nasabah akan diundang untuk menandatangani akad pembiayaan syariah.

Setelah proses akad selesai, dana pembiayaan akan dicairkan ke rekening BSI.

Selain melalui layanan daring, pelaku usaha juga dapat mengajukan pembiayaan secara langsung dengan mendatangi kantor cabang BSI terdekat.

Pemohon perlu membawa seluruh dokumen yang menjadi persyaratan.

Bagi pelaku UMKM, penting untuk memastikan kembali informasi mengenai program, plafon, tenor, persyaratan, akad, dan besaran angsuran kepada BSI sebelum mengajukan pembiayaan.

Ketentuan program dapat berubah sesuai kebijakan dan aturan yang berlaku.* (di/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pacu UMKM Pangan Tembus Pasar Ekspor, Pemprov Sumut & BBPOM Bagikan 10 Ribu Sertifikat Halal Gratis
Dorong UMKM Naik Kelas! Pemprov Sumut & BBPOM Bagikan 10 Ribu Sertifikat Halal dan Kawal MBG
Rico Waas: Keberagaman Budaya Medan Jadi Modal Besar Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi
Butuh Modal Usaha? Ini Simulasi KUR BCA 2026 Rp200 Juta dan Syarat Lengkapnya
IHSG Dibuka Menguat 0,71 Persen: Saham BBCA, BBRI dan TLKM Kompak Naik!
Butuh Modal Usaha? Cek KUR BNI 2026 Rp500 Juta, Ini Syarat dan Simulasi Cicilannya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru