Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan keberagaman budaya yang hidup berdampingan di Kota Medan bukan sekadar identitas masyarakat.
Menurut dia, keragaman tersebut merupakan modal besar untuk mengembangkan pariwisata sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
Pesan itu disampaikan Rico Waas saat menyambut peserta Jelajah Wisata Budaya (JWB) ke-4 dalam acara Welcome Dinner di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin, 5 Oktober 2026 malam.
Baca Juga:
Pertemuan tersebut dihadiri Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Erwita Dianti, Asisten Ekbang Citra Effendi Capah, Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan M. Odi Anggi Batubara, serta Ketua ASPPI DPD Sumut Achmad Fauzi Lubis.
Di hadapan para buyer dari Thailand, Malaysia, Singapura dan sejumlah daerah di Indonesia, Rico mengatakan Medan merupakan kota multikultur, multiagama dan multiras.
Masyarakat dari berbagai latar belakang tersebut hidup berdampingan secara harmonis.
Menurut Rico, keberagaman budaya Melayu, Batak, Jawa, Karo, Minang, Aceh, Tionghoa hingga India menjadi daya tarik wisata yang perlu terus dipromosikan.
Masyarakat Medan, kata dia, juga terbiasa mengenakan pakaian dan merayakan berbagai tradisi budaya.
Pemerintah Kota Medan turut menggelar berbagai perayaan keagamaan dan kebudayaan, seperti Thaipusam, Deepavali hingga Imlek.
"Sangat tepat JWB ke-4 ini dilaksanakan di Medan karena kota ini unlimited to explore" ujar Rico.
Rico mengatakan Pemko Medan tengah menyiapkan sejumlah kawasan strategis pariwisata.
Beberapa di antaranya Lapangan Merdeka, Kesawan, Kota Tua, Istana Maimun, Masjid Raya dan Taman Sri Deli.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.