BREAKING NEWS
Minggu, 11 Oktober 2026

Sentil Ketimpangan Ekonomi Nias: Bobby Nasution Minta Bos Baru BI Sumut Genjot Pemerataan

Abyadi Siregar - Jumat, 09 Oktober 2026 23:26 WIB
Sentil Ketimpangan Ekonomi Nias: Bobby Nasution Minta Bos Baru BI Sumut Genjot Pemerataan
Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution, saat menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan BI Sumut, Ameriza Ma'aruf Moesa, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (9/10/2026). (Foto: DISKOMINFO SUMUT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyoroti ketimpangan pertumbuhan ekonomi antarwilayah yang masih menjadi tantangan pembangunan di provinsi tersebut. Ia berharap sinergi Pemerintah Provinsi Sumut dan Bank Indonesia (BI) dapat memperkecil kesenjangan, terutama di empat kabupaten di Kepulauan Nias yang masih tergolong tertinggal.

Hal itu disampaikan Bobby saat menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan BI Sumut, Ameriza Ma'aruf Moesa, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (9/10/2026).

Bobby menyebut sekitar 10 kabupaten/kota di Sumut mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang positif pada 2026. Namun, menurutnya, perkembangan ekonomi di sejumlah daerah masih belum merata.

Baca Juga:

"Pertumbuhan tidak begitu merata, mungkin sekitar 10 kabupaten/kota, tantangannya di Sumut ada yang sangat baik sekali dan buruk sekali (pertumbuhan ekonomi), kita masih punya daerah tertinggal di Kepulauan Nias, mudah-mudahan kita bisa mengurangi ketimpangan itu," kata Bobby.

Bobby juga mengapresiasi kolaborasi Pemprov Sumut, BI, dan berbagai pemangku kepentingan yang dinilai berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi di daerah.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, ekonomi Sumut tumbuh sebesar 5,06% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada triwulan II 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya yang tercatat 4,98%.

Bobby mengatakan capaian tersebut diraih di tengah tantangan pemulihan akibat bencana yang melanda sejumlah daerah di Sumut pada tahun sebelumnya.

"Kolaborasi Sumut, BI dan stakeholder lainnya sangat luar biasa, kami bisa mencapai pertumbuhan ekonomi yang baik, inflasi terjaga berkat BI dan stakeholder terkait lainnya, padahal tahun lalu ada 18 kabupaten/kota kami yang terkena bencana, kami sangat berterima kasih," ujarnya.

Sementara itu, Ameriza Ma'aruf Moesa yang baru dikukuhkan sebagai Kepala Perwakilan BI Sumut memproyeksikan ekonomi Sumut tumbuh sebesar 5,11% pada 2026. Inflasi diperkirakan berada di kisaran 3,1%.

Menurut Ameriza, penguatan kolaborasi dan sinergi antarpemangku kepentingan diperlukan untuk mendukung pencapaian proyeksi tersebut. BI juga akan mengoptimalkan potensi sektor ketenagakerjaan dan pariwisata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Tahun ini kami prediksikan ekonomi tumbuh 5,11%, dan inflasi sekitar 3,1%, ini bisa kita capai dengan kolaborasi dan sinergi yang sudah kita miliki selama ini," kata Ameriza.

Kepala Perwakilan BI Sumut sebelumnya, Rudy Brando Hutabarat, menyampaikan bahwa kolaborasi, inovasi, dan sinergi menjadi tiga hal utama selama masa jabatannya.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru