BREAKING NEWS
Senin, 19 Oktober 2026

UMKM Bisa Ajukan KUR BSI Rp200 Juta, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Nurul - Sabtu, 17 Oktober 2026 22:20 WIB
UMKM Bisa Ajukan KUR BSI Rp200 Juta, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
Bank Syariah Indonesia (BSI). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan tambahan modal dapat mempertimbangkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Syariah Indonesia (BSI).

Pembiayaan ini ditujukan untuk membantu pelaku usaha memenuhi kebutuhan modal kerja maupun mengembangkan bisnis.

KUR BSI menggunakan skema pembiayaan berdasarkan prinsip syariah.

Baca Juga:

Besaran angsuran dan ketentuan pembiayaan perlu dipahami sejak awal agar pelaku usaha dapat menyesuaikannya dengan pendapatan serta arus kas bisnis.

Salah satu plafon pembiayaan yang menjadi perhatian pelaku UMKM adalah Rp200 juta.

Dengan pilihan tenor hingga lima tahun, jangka waktu pembayaran dapat disesuaikan dengan kemampuan finansial dan hasil penilaian pihak bank.

Tabel Angsuran KUR BSI Plafon Rp200 Juta

Berdasarkan simulasi angsuran yang tercantum dalam bahan informasi, berikut perkiraan cicilan pembiayaan sebesar Rp200 juta dengan tenor satu hingga lima tahun.

12 bulan (1 tahun) Rp17.000.000 per bulan
24 bulan (2 tahun) Rp8.666.667 per bulan
36 bulan (3 tahun) Rp5.888.889 per bulan
48 bulan (4 tahun) Rp4.500.000 per bulan
60 bulan (5 tahun) Rp3.666.667 per bulan

Angka tersebut merupakan simulasi dan bukan penawaran resmi yang menjamin besaran angsuran bagi setiap pemohon.

Calon nasabah perlu mengonfirmasi tabel angsuran terbaru kepada BSI karena nilai pembayaran dapat bergantung pada skema pembiayaan, ketentuan program, dan hasil persetujuan bank.

Tenor yang lebih panjang membuat angsuran bulanan dalam simulasi terlihat lebih rendah.

Namun, calon nasabah tetap perlu memahami keseluruhan kewajiban pembayaran dan ketentuan akad sebelum mengajukan pembiayaan.

Syarat Pengajuan KUR BSI 2026

Pelaku UMKM perlu memenuhi sejumlah persyaratan sebelum mengajukan pembiayaan.

Berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam bahan informasi, persyaratan yang perlu diperhatikan antara lain:

Pemohon merupakan individu atau perorangan yang menjalankan usaha produktif dan layak.

Usaha telah berjalan secara aktif sekurang-kurangnya enam bulan.

Pemohon tidak sedang menerima pembiayaan modal kerja atau investasi komersial yang tidak diperbolehkan berdasarkan ketentuan program.

Pembiayaan tertentu masih dapat dimiliki secara bersamaan sepanjang memenuhi ketentuan, seperti KPR, kartu kredit, dan pembiayaan konsumsi rumah tangga.

Memiliki kualitas pembayaran atau kolektibilitas yang lancar sesuai persyaratan.

Menyiapkan dokumen administrasi, seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), dan surat izin atau dokumen legalitas usaha.

NPWP diperlukan untuk pengajuan dengan plafon di atas Rp50 juta, sesuai ketentuan yang berlaku.

Persyaratan dapat berbeda menurut jenis pembiayaan dan kebijakan yang berlaku saat pengajuan.

Karena itu, calon nasabah sebaiknya meminta daftar dokumen resmi dari BSI sebelum melengkapi permohonan.

Cara Mengajukan KUR BSI 2026 secara Online

Calon nasabah dapat memeriksa layanan pengajuan melalui Salam Digital BSI.

Berikut langkah umum yang dapat dilakukan:

Buka situs resmi Salam Digital BSI melalui https://salamdigital.bankbsi.co.id/.

Periksa pilihan layanan pembiayaan yang tersedia dan pilih produk yang sesuai.

Isi formulir pengajuan dengan data yang benar, termasuk nama, NIK, dan alamat email jika diminta.

Siapkan dan unggah dokumen persyaratan sesuai instruksi pada situs.

Kirim permohonan, kemudian ikuti informasi atau konfirmasi dari pihak BSI.

Tunggu proses verifikasi data dan penilaian kelayakan usaha. Bank dapat meminta pemeriksaan atau survei usaha sesuai prosedur.

Pengajuan secara online tidak otomatis membuat pembiayaan disetujui. BSI tetap melakukan pemeriksaan dokumen dan penilaian kelayakan calon nasabah.

Jika permohonan disetujui, calon nasabah akan mengikuti proses akad pembiayaan syariah sesuai ketentuan produk yang diberikan.

Pencairan dana dilakukan setelah persyaratan dan tahapan administrasi dipenuhi.

Selain melalui layanan digital, calon nasabah dapat mendatangi kantor cabang BSI terdekat untuk memperoleh informasi mengenai produk, persyaratan, simulasi angsuran, dan proses pengajuan.

Perhatikan Kemampuan Membayar Sebelum Mengajukan

Sebelum mengambil pembiayaan Rp200 juta, pelaku usaha sebaiknya menghitung kebutuhan modal secara realistis.

Dana yang diajukan idealnya digunakan untuk kebutuhan produktif, seperti menambah persediaan barang, membeli peralatan, atau memperluas kapasitas usaha.


Calon nasabah juga perlu memastikan angsuran tidak mengganggu biaya operasional sehari-hari.

Perhitungan pendapatan, pengeluaran, dan kemungkinan penurunan penjualan dapat membantu menentukan tenor yang sesuai.

Informasi mengenai plafon, ketersediaan program KUR BSI 2026, persyaratan, dan angsuran resmi sebaiknya dikonfirmasi langsung kepada BSI.

Langkah ini penting agar calon nasabah memperoleh informasi terbaru sebelum menandatangani akad pembiayaan.* (di/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polres Aceh Selatan Ungkap Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi, 640 Liter Disita dan Satu Pria Diamankan
Singapura Identifikasi 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Nama-namanya
Cicilan Mulai Rp 1 Jutaan, Ini Tabel Angsuran KUR BRI Rp 100 Juta dan Syarat Pengajuannya
Kena Imbas Kabut Asap, Singapura Ancam Sanksi Hukum 7 Perusahaan di Sumatera
Airin Rico Waas Dorong UMKM Medan Tembus Pasar Nasional dan Internasional Lewat Wastra Lokal
Dorong 1,48 Juta UMKM Go-Digital! Pemprov Sumut Buka Jurus Tembus Pasar Ekspor
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru