BREAKING NEWS
Senin, 19 Oktober 2026

Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, Angka Kemiskinan Indonesia Turun Jadi 8,07 Persen

Administrator - Senin, 19 Oktober 2026 10:05 WIB
Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, Angka Kemiskinan Indonesia Turun Jadi 8,07 Persen
Presiden Prabowo Subianto menemui warga relokasi Senen yang kini menempati hunian baru pada Jumat malam (28/08/2026). (foto: BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Tingkat kemiskinan Indonesia tercatat sebesar 8,07 persen pada Maret 2026.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin mencapai 22,93 juta orang atau berkurang sekitar 920.000 orang.

Penurunan angka kemiskinan tersebut menjadi salah satu indikator yang disoroti pemerintah menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, yang jatuh pada 20 Oktober 2026.

Baca Juga:

Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Kurnia Ramadhana, mengatakan pemerintah terus memperkuat berbagai kebijakan untuk menekan angka kemiskinan.

Upaya tersebut mencakup perlindungan sosial, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Pemerintah terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui perlindungan sosial, pemenuhan kebutuhan dasar, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat," ujar Kurnia, Minggu 18 Oktober.

Selain penurunan tingkat kemiskinan, pemerintah juga menyoroti perkembangan kemiskinan ekstrem dan ketimpangan pendapatan.

Pada periode 2021–2025, tingkat kemiskinan tercatat turun dari 10,14 persen menjadi 8,47 persen.

Sementara itu, tingkat kemiskinan ekstrem berkurang dari 2,14 persen menjadi 0,85 persen.

Pada periode yang sama, rasio Gini sebagai indikator ketimpangan pendapatan membaik dari 0,384 menjadi 0,375.

Rasio Gini digunakan untuk mengukur tingkat ketimpangan distribusi pendapatan.

Secara umum, semakin rendah nilainya, semakin merata distribusi pendapatan berdasarkan indikator tersebut.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
PORKAB KORPRI Asahan 2026 Resmi Ditutup, Dinas Pendidikan Raih Juara Umum
Wali Kota Tanjungbalai Sidak Infrastruktur, Drainase Retak hingga Lampu Rusak Jadi Sorotan
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Perkuat Komitmen Pembangunan Rendah Karbon dan Pengendalian Iklim
Iskandar Muda Hasibuan: Pilpres 2029 Bukan Sekadar Elektabilitas, tetapi Ujian Kepercayaan Publik
Kuota Bedah Rumah dari Pusat Terancam Berkurang? Bobby Nasution Minta Kepala Daerah Percepat Pendataan: Satu Minggu!
Eks Korpus BEM SI Optimistis Asta Cita Bawa Indonesia Bebas Pengangguran pada 2045, Siap Kawal Kebijakan Prabowo-Gibran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru