BREAKING NEWS
Minggu, 25 Oktober 2026

Biar Gak Gulung Tikar di Era Digital! APINDO Bongkar 4 Rahasia Utama UMKM Wajib Naik Kelas

gusWedha - Minggu, 25 Oktober 2026 17:48 WIB
Biar Gak Gulung Tikar di Era Digital! APINDO Bongkar 4 Rahasia Utama UMKM Wajib Naik Kelas
APINDO mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah memperkuat inovasi serta kapasitas kepemimpinan untuk meningkatkan daya saing di tengah disrupsi digital dan persaingan bisnis yang semakin kompleks. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TERNATE – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat inovasi serta kapasitas kepemimpinan untuk meningkatkan daya saing di tengah disrupsi digital dan persaingan bisnis yang semakin kompleks. Penguatan tersebut dinilai penting agar UMKM mampu mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, dan memperluas akses pasar.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan bertema "The SME's Innopreneur Shifting: Empowering Innopreneur Genome" yang digelar di Ternate, Maluku Utara, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini diikuti aparatur sipil negara (ASN) dan pelaku UMKM dengan menghadirkan Wakil Sekretaris Umum APINDO Aditya Warman serta trainer Tutut Handayani sebagai pemateri.

Dalam pemaparannya, Aditya Warman menjelaskan pentingnya membangun kapasitas innopreneur, yakni kemampuan mengembangkan usaha dengan mengintegrasikan inovasi dan kewirausahaan. Menurutnya, ada empat aspek utama yang perlu diperkuat, yaitu toolset, skillset, mindset, dan mental set.

Baca Juga:

Keempat aspek tersebut menjadi fondasi bagi pemimpin usaha untuk menggabungkan kemampuan teknis, keterampilan manajerial, pola pikir inovatif, serta ketangguhan mental dalam menghadapi perubahan.

Aditya menekankan bahwa inovasi tidak cukup hanya dengan memanfaatkan teknologi digital. Inovasi perlu menjadi bagian dari strategi bisnis yang diterapkan secara menyeluruh, mulai dari perencanaan, analisis, pelaksanaan operasional, evaluasi, hingga perbaikan berkelanjutan.

Pendekatan tersebut diharapkan membantu pelaku UMKM lebih adaptif dalam membaca peluang pasar dan menghadapi perubahan kebutuhan konsumen. Dengan pengelolaan usaha yang lebih terarah, inovasi juga dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi dan memperkuat posisi bisnis di tengah persaingan.

APINDO menyatakan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui pengembangan kompetensi, perluasan akses terhadap pengetahuan, penguatan jejaring bisnis, serta kolaborasi antarpemangku kepentingan.

Penguatan tersebut diharapkan dapat membantu UMKM memanfaatkan teknologi digital secara lebih optimal, meningkatkan produktivitas, mengembangkan produk maupun layanan inovatif, serta menjangkau pasar yang lebih luas.

Melalui kepemimpinan yang inovatif dan kapabilitas bisnis yang semakin kuat, UMKM Indonesia diharapkan mampu naik kelas dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional. Pengembangan usaha yang berkelanjutan juga diharapkan membuka peluang kerja serta memperkuat peran UMKM dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.* (dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Satu Desa Satu Produk, Bupati Batu Bara Pamerkan Potensi Tani dan UMKM di Depan Zulhas
UMKM Asahan Bikin Bangga! 40 Ton Terasi Lokal Resmi Tembus Thailand, Zulhas Angkat Topi
Butuh Modal Usaha Rp100 Juta? Simak Simulasi KUR BRI 2026 dan Cara Pengajuannya
Kantor Gubernur Disulap Jadi Markas Pelajar! Bobby Nasution Buka Studio Musik hingga Kirim Siswa ke Paris
Butuh Modal Usaha? KUR BCA 2026 Tawarkan Pinjaman hingga Rp500 Juta, Ini Syaratnya
Wagub Sumut Surya Hadiri Rakornas TPAKD, Dorong Akses Keuangan bagi UMKM dan Masyarakat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru