BREAKING NEWS
Minggu, 25 Oktober 2026

Sambangi Gereja Methodist Banda Aceh, Kapolda Serukan 'Saring Sebelum Sharing' demi Tangkal Hoaks

T.Jamaluddin - Minggu, 25 Oktober 2026 18:56 WIB
Sambangi Gereja Methodist Banda Aceh, Kapolda Serukan 'Saring Sebelum Sharing' demi Tangkal Hoaks
Karo Log Polda Aceh Kombes Pol Aldinar R.J Hanter Manurung ,SH, SIK, M.Si mewakili Kapolda Aceh menghadiri Kegiatan Minggu Kasih bersama di Gereja Methodist. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan mengajak masyarakat memperkuat toleransi antarumat beragama, bijak menggunakan media sosial, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Pesan tersebut disampaikan melalui kegiatan Minggu Kasih bersama sekitar 100 jemaat Kristiani di Gereja Methodist Indonesia, Kota Banda Aceh, Minggu (25/10/2026).

Dalam kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut, Kapolda Aceh diwakili Karo Log Polda Aceh Kombes Pol Aldinar R. J. Hanter Manurung. Acara itu turut dihadiri Pendeta Megi selaku pemimpin ibadah, Kabag Binopsnal Ditbinmas Polda Aceh beserta staf, Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho, Kapolsek Kuta Alam, serta sejumlah personel kepolisian.

Dalam sambutan Kapolda Aceh yang dibacakan oleh Karo Log, disampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Minggu Kasih sebagai sarana mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, dan memperkuat hubungan antara Polri dengan masyarakat.

Baca Juga:

Menurut Kapolda, hubungan harmonis antara aparat kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Pada kesempatan tersebut, jemaat juga diingatkan mengenai bahaya penyebaran hoaks atau berita bohong melalui media sosial. Informasi yang belum terverifikasi dan langsung disebarluaskan dinilai dapat menimbulkan kesalahpahaman, keresahan, hingga merusak hubungan sosial.

Risiko tersebut semakin besar ketika informasi yang beredar menyangkut persoalan agama atau identitas kelompok. Narasi yang tidak benar berpotensi memicu kesalahpahaman dan mengganggu kerukunan masyarakat.

Karena itu, Kapolda mengajak masyarakat menerapkan prinsip "saring sebelum sharing" dengan memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya. Masyarakat juga diminta tidak mudah terprovokasi dan menghindari penyebaran berita yang belum terverifikasi.

Sebaliknya, media sosial diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan pesan positif, memperkuat persaudaraan, dan membangun kehidupan bermasyarakat yang damai serta harmonis.

Selain literasi digital, pesan kamtibmas dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya menjaga toleransi, saling menghormati, dan mengutamakan dialog dalam menyelesaikan persoalan. Tokoh agama dan masyarakat juga diharapkan menjadi teladan dalam menanamkan nilai kerukunan di tengah keberagaman.

Melalui sambutan yang dibacakan Karo Log, Kapolda Aceh menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Dukungan serta partisipasi seluruh lapisan masyarakat, tanpa membedakan agama maupun latar belakang, diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat agar tidak membiarkan hoaks merusak persaudaraan yang telah terbangun.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto mengatakan kegiatan Minggu Kasih sejalan dengan semangat "Polisi Bersama Masyarakat". Program tersebut menekankan pentingnya kedekatan, komunikasi, dan kerja sama antara kepolisian dengan masyarakat dalam memelihara kamtibmas.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Di Ujung Petasan, Kerukunan Jakarta Diuji
Cegah Tiga Dosa Besar Pendidikan, Gus Ipul Perintahkan Sekolah Rakyat Perkuat SOP
Kalahkan Banyak Negara Eropa! Ramos Horta Terpukau Lihat Harmoni Muslim dan Katolik di Indonesia
Sudaryono Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus di Program MBG, Oknum Mengaku Kerabat Diminta Dilaporkan
Rico Waas Ajak Warga Medan Rawat Toleransi dan Keberagaman: Perbedaan Jadi Kekuatan Pembangunan
Presiden Jerman Kagum pada Toleransi Indonesia, Istiqlal-Katedral Jadi Simbol Kerukunan yang Disorot
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru