Ratusan Desa di Sumut Masih 'Tertinggal Jauh', Pemprov Gelontorkan Dana Jumbo Lewat Kampung Kreatif
MEDAN Sebanyak 521 desa di Sumatera Utara (Sumut) masuk kategori sangat tertinggal berdasarkan data Kementerian Desa dan Pembangunan Daera
NASIONAL
JAKARTA –Tiko Pradipta Aryawardhana menjadi sorotan setelah berlari terbirit-birit keluar dari ruang pemeriksaan terkait kasus dugaan penggelapan dana sebesar Rp 6,9 miliar. Kejadian ini menarik perhatian banyak pihak, terutama para wartawan yang hadir di Mapolres Jakarta Selatan pada hari Rabu. Pengacara Tiko, Irfan Aghasar, kemudian memberikan penjelasan mengenai alasan kliennya berlari meninggalkan lokasi.
“Mas Tiko kan punya privasi tersendiri yang harus dijaga. Jadi semua materi hukum sudah dilimpahkan untuk dijelaskan oleh kuasa hukum, yang penting Mas Tiko hadir hari ini diperiksa,” ujar Irfan Aghasar kepada wartawan. Menurutnya, Tiko telah memenuhi kewajibannya dengan hadir dan menjalani pemeriksaan meskipun memilih untuk tidak memberikan pernyataan langsung kepada media.
Pemeriksaan yang MendetailDalam pemeriksaan yang berlangsung, Irfan mengungkapkan bahwa Tiko telah menjawab semua tuduhan yang diajukan oleh pelapor, Arina Winarto (AW). Bukti-bukti terkait kasus tersebut juga telah diserahkan kepada penyidik. “Tim penyidik untuk menjawab semua tuduhan-tuduhan tersebut, pertanyaan penyidik mengarah untuk mengklarifikasi apa yang disangkakan oleh AW. Memang agak panjang karena ini jawabannya bersifat pembuktian dengan data-data yang valid yang kita bawa,” jelas Irfan.
Meskipun demikian, Irfan tidak mengungkapkan secara rinci jenis bukti yang telah diserahkan. Ia hanya menyebutkan bahwa beberapa bukti tersebut terkait dengan pemisahan harga hingga bukti utang. “Cukup banyak, karena ini berkaitan dengan bukti sejak 2015, 2016, 17, 18 sampai 19. Dan ada beberapa hal yang kita masukkan dalam sini bawa, Arina atau AW punya utang di bank, proses perkawinan itu ada pisah hartanya, sehingga segala harta segala utang itu terpisah,” tuturnya.
Beban Utang yang Tidak AdilLebih lanjut, Irfan menyoroti beban utang yang masih harus ditanggung oleh Tiko, yang menurutnya tidak adil. “Namun, Pak Tiko masih dibebani untuk membayar utang-utang Arina. Jadi ini saya ada yang merasa tidak fair, tuduhan-tuduhan penggelapan, tetapi memaksa Pak Tiko untuk membayar kewajiban Arina. Jadi ini yang tidak terbuka dari sisi AW berkaitan hal ini dan kita sampaikan sedetail mungkin pada pihak penyidik,” imbuhnya.
Kasus ini menjadi semakin kompleks dengan adanya isu utang dan pemisahan harta dalam proses perceraian Tiko dan Arina. Irfan menegaskan bahwa tuduhan penggelapan yang dialamatkan kepada kliennya tidak sepenuhnya benar dan berharap agar pihak penyidik dapat melihat secara jelas bukti-bukti yang telah disampaikan.
Menanti Proses HukumKasus dugaan penggelapan ini menjadi perhatian publik tidak hanya karena jumlah uang yang besar, tetapi juga karena drama yang menyertai proses hukumnya. Kehadiran Tiko di Mapolres Jakarta Selatan dan tindakannya yang berlari usai pemeriksaan menambah warna tersendiri dalam pemberitaan ini.
Publik kini menunggu kelanjutan proses hukum yang akan dijalani oleh Tiko. Apakah bukti-bukti yang telah diserahkan oleh tim kuasa hukumnya mampu membebaskan Tiko dari tuduhan penggelapan atau justru memperkuat posisi pelapor, Arina Winarto. Yang jelas, drama hukum ini masih akan terus berlanjut dan menarik perhatian banyak pihak.
PenutupKasus Tiko Pradipta Aryawardhana ini mengingatkan kita akan pentingnya proses hukum yang transparan dan adil. Sementara itu, publik terus mengikuti perkembangan kasus ini dengan harapan bahwa keadilan dapat ditegakkan dan kebenaran terungkap. Seiring berjalannya waktu, kita akan melihat bagaimana kasus ini berakhir dan apa dampaknya terhadap para pihak yang terlibat.
(N/014)
MEDAN Sebanyak 521 desa di Sumatera Utara (Sumut) masuk kategori sangat tertinggal berdasarkan data Kementerian Desa dan Pembangunan Daera
NASIONAL
TOKYO Pemerintah Jepang mengungkap alasan mengirim bantuan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, Indonesia.
INTERNASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya masih mendalami kasus tewasnya Bambang Setyawan, penjual cermin, serta dugaan pengeroyokan terhadap Faturrohman s
NASIONAL
JAKARTA Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) bukan ukuran tunggal untuk men
EKONOMI
PONTIANAK Ribuan warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat, menggelar salat istisqa di halaman Masjid Raya Mujahidin untuk memohon hujan di t
PERISTIWA
JOMBANG Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) meminta pemerintah mengevaluasi keberadaan Koperasi Merah Putih agar benarbenar menjadi kekua
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba di Jalan PWI, Gang Gi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung bergerak stagnan sepanjang sepekan terakhir. Pada penutupan perda
EKONOMI
JEDDAH Indonesia mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengambil langkah nyata untuk merespons berbagai tindakan Israel di wilayah Pa
INTERNASIONAL
JAKARTA Harga emas Antam hari ini, Minggu (30/8/2026), masih bertahan di level Rp2.670.000 per gram. Harga tersebut tidak berubah dibandin
EKONOMI