Ada Apa di Disdik Batu Bara? Tiga Kabid Kompak Mengundurkan Diri
BATU BARA Tiga kepala bidang (kabid) di Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara dilaporkan mengundurkan diri dari jabatannya di tengah menc
PEMERINTAHAN
JAKARTA –Ahmad Dhani, musisi legendaris dan anggota DPR Komisi X dari Fraksi Partai Gerindra, baru-baru ini mencuri perhatian publik setelah mengungkapkan keluh kesahnya mengenai kesibukan menjalani dua profesi sekaligus. Di tengah kesibukannya sebagai wakil rakyat, Dhani tetap aktif tampil di panggung bersama band legendarisnya, Dewa 19.
Dalam sebuah perbincangan santai di kanal YouTube VINDES bersama Vincent Rompies dan Desta, Dhani berbagi pengalaman seputar bagaimana ia membagi waktu antara rapat DPR dan manggung. Meskipun ia menyadari bahwa menjalani dua profesi yang menuntut fokus tersebut bukanlah hal yang mudah, Dhani dengan jujur mengungkapkan bahwa waktu istirahat menjadi hal yang paling sulit untuk didapatkan.
“Ya paling capek aja, kadang-kadang kita pulang dari luar kota yang harusnya tidur di rumah, tapi harus rapat,” ungkap Dhani pada Kamis (26/12/2024), mengungkapkan bahwa jadwalnya yang padat sering membuatnya kelelahan dan kurang waktu untuk beristirahat.
Namun, meski begitu, Dhani mengaku bahwa ia masih bisa menyiasati jadwalnya dengan baik. Menurutnya, rapat DPR yang biasanya dilakukan pada siang hari tidak bentrok dengan jadwal manggungnya yang kebanyakan malam hari. Walaupun demikian, Dhani mengakui bahwa rutinitas tersebut cukup menguras tenaga.
“Rapat DPR kan biasanya cuma siang doang, kita manggungnya kan malam terus,” jelas Dhani, sambil menyadari bahwa meski jadwal tidak bertabrakan, kelelahan tetap menjadi tantangan besar bagi dirinya.
Pada kesempatan itu, Desta sempat menyoroti betapa uniknya posisi Dhani sebagai musisi yang kini juga menjabat sebagai anggota DPR. “Kita ngobrol sama anggota DPR nih, bro,” ujar Desta dengan nada bercanda. Vincent pun menimpali, “Oh iya ya, lu menjabat ya, Mas?” yang langsung disambut tawa oleh Dhani.
Menariknya, Dhani mengaku bahwa terkadang ia lupa akan perannya sebagai wakil rakyat. “Gue juga kadang-kadang lupa,” ujarnya dengan santai, namun menegaskan bahwa meskipun jadwalnya padat, kesibukan politiknya tidak mengganggu aktivitas bermusiknya.
Saat ditanya mengenai rutinitas rapat DPR, Dhani dengan jujur mengakui bahwa ia pernah tertidur saat rapat berlangsung. “Kadang-kadang (tidur),” jawabnya dengan santai, yang langsung mengundang tawa dari semua orang di sekitar.
Dengan segala kesibukannya, Dhani tetap berkomitmen menjalani peran sebagai anggota DPR dan musisi dengan sebaik-baiknya. Meskipun tantangan yang dihadapi cukup berat, Dhani tetap berusaha menjalani keduanya tanpa mengurangi kualitas dari profesi yang digelutinya.
(N/014)
BATU BARA Tiga kepala bidang (kabid) di Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara dilaporkan mengundurkan diri dari jabatannya di tengah menc
PEMERINTAHAN
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menerbitkan surat perintah tugas (sprint) untuk menindaklanjuti laporan dugaan koru
HUKUM DAN KRIMINAL
TEHERAN Iran membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz pada Jumat, 17 April 2026, menyusul kesepakatan gencatan senjata antara Isr
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktorat Monitoring mengungkap sejumlah potensi kerawanan korupsi dalam pelaksanaan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Kesehatan. Aturan ini
KESEHATAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau jembatan eks perlintasan kereta api di Jalan Adi Sucipto, Gang Damai, Kecamatan
PEMERINTAHAN
DENPASAR Presiden Prabowo Subianto mengajak umat Hindu menjadikan Dharma Santi Nasional 2026 sebagai momentum memperkuat persaudaraan da
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf menegaskan bahwa Program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) tidak dihapus, melainkan sedang mengalami p
PEMERINTAHAN
OlehAbrilloga S.H, M.H.Tulisan opini yang disampaikan oleh Edi Irawan, ST, yang menyerang Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitu
OPINI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami asalusul dana yang disetorkan oleh 16 kepala organisasi perangkat daerah (OP
HUKUM DAN KRIMINAL