Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA -YouTuber dan influencer Reza Arap memberikan klarifikasi setelah namanya masuk dalam daftar boikot yang beredar di media sosial.
Boikot tersebut muncul setelah sejumlah public figure diduga mendukung kebijakan pemerintah terkait RUU TNI yang baru disahkan.
Reza Arap, yang sempat terseret isu mendukung paslon 02, menegaskan bahwa ia tidak pernah mendukung pasangan calon tersebut dalam Pilpres 2024.
Reza Arap mengungkapkan bahwa video-video yang beredar dan dikaitkan dengan dirinya tidak berkaitan dengan pandangannya. Dalam sebuah cuitan, Reza menegaskan bahwa ia memilih Paslon 03, yakni Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, pada Pemilu 2024.
"Saya tidak termasuk dalam supporter 02," tulisnya pada Selasa (25/3/2025).
Klarifikasi Reza Arap juga mencakup penegasan bahwa ia tidak pernah terlibat dalam politik atau menerima uang politik selama 15 tahun berkarir di dunia hiburan dan digital.
"Saya, Reza Oktovian, tidak pernah menyentuh uang politik sepeser pun selama 15 tahun saya berkarir di showbiz dan juga digital," ujarnya.
Reza Arap mengaku kebingungannya terhadap tuduhan tersebut, namun ia tetap menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam politik praktis. "Terima kasih," tutupnya.
Sebelumnya, sejumlah public figure, termasuk Reza Arap, Prilly Latuconsina, dan Nessie Judge, masuk dalam daftar boikot setelah warganet menilai mereka mendukung keputusan pemerintah terkait RUU TNI.
Prilly Latuconsina juga mengungkapkan ketidaksenangannya setelah namanya dicantumkan dalam daftar boikot tersebut tanpa dasar yang jelas.
Prilly, melalui akun media sosialnya, menegaskan bahwa ia tidak mendukung kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat.
"Pernyataan saya, 'ini ada apa sih?' mohon tidak disalahpahami. I
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL