Pansel Umumkan Hasil UKK Jamkrida Sumut, Calon Komisaris dan Direksi Lanjut Tahap Final
MEDAN Panitia Seleksi (Pansel) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumatera Utara resmi mengumumkan hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK)
PEMERINTAHAN
SIDRAP - Mantan istri komedian Sule, Nathalie Holscher, tengah menuai sorotan tajam setelah aksinya tampil sebagai DJ di sebuah klub malam di Sidrap, Sulawesi Selatan, viral di media sosial.
Penampilannya pada 12 April 2025 lalu memicu kemarahan warga hingga aksi demonstrasi dari sejumlah mahasiswa dan ormas.
Nathalie menjadi perbincangan usai mengunggah momen saat dirinya dihujani saweran uang pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu saat tampil. Total uang yang diterimanya diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Aksi tersebut langsung mengundang respons keras dari Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, yang menyebut tindakan Nathalie bertentangan dengan nilai-nilai lokal.
"Ini tidak sesuai adat dan etika orang Sidrap. Apalagi kami punya program Sidrap religius, Sidrap berkah. Jadi sangat bertentangan dengan apa yang dilakukan," tegas Syaharuddin dalam pernyataannya, Sabtu (19/4/2025).
Menurut Bupati, wilayah Sidrap dikenal sebagai daerah religius yang banyak melahirkan ulama besar dan pondok pesantren, sehingga kegiatan seperti itu dianggap mencederai nilai budaya yang ada.
Mendapat protes hingga diminta meminta maaf kepada warga Sidrap, Nathalie menolak permintaan maaf tersebut dan merasa dirinya tidak melakukan kesalahan.
Dalam unggahan Instagram pribadinya, Nathalie menjelaskan bahwa ia hanya menjalankan pekerjaan sebagai DJ yang diundang ke acara tersebut.
"Saya hanya diundang untuk mengisi acara di klub dan disawer oleh orang yang datang. Setelah itu saya langsung pulang," tulis Nathalie.
Ia juga menyebut sempat diajak live TikTok oleh Rusdi Masse yang meminta Nathalie datang kembali ke Sidrap untuk menyampaikan permintaan maaf. Namun Nathalie bersikeras tidak akan melakukannya.
"Saya bertanya, salah saya di mana? Saya jawab, 'SAYA TIDAK MAU MINTA MAAF'," pungkasnya.
Setelah video Nathalie viral, gelombang protes pun bermunculan di Sidrap. Sejumlah warga, mahasiswa, hingga ormas mendesak penutupan tempat hiburan malam di wilayah tersebut, menilai kegiatan itu merusak citra daerah.
Sementara itu, Nathalie mengaku mulai terganggu secara pribadi dan profesional akibat rentetan protes dan polemik yang muncul.
"Lama-lama saya risih juga dan saya terganggu dengan pekerjaan saya," ujarnya.
Kontroversi ini pun masih terus bergulir, menyisakan perdebatan soal batas profesionalisme dalam dunia hiburan dan norma budaya lokal yang dijunjung masyarakat.*
(tb/J006)
MEDAN Panitia Seleksi (Pansel) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumatera Utara resmi mengumumkan hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK)
PEMERINTAHAN
MEDAN Panitia Seleksi (Pansel) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumatera Utara resmi mengumumkan hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK)
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan komitmennya memberantas praktik korupsi di lingkungan Kementeri
NASIONAL
JAKARTA Komisi V DPR RI akan memanggil Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Pelindo, hin
NASIONAL
LUBUKLINGGAU Kepolisian mengungkap alasan di balik penetapan Direktur Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan Direktur perusahaan truk tangk
HUKUM DAN KRIMINAL
SURABAYA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan kepala daerah yang tersandung kasus korupsi tidak dapat langsung dibe
NASIONAL
JAKARTA Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, menghadiri sidang perdana banding
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan suap pengajuan restitusi pajak di Kantor Pelayanan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Guru Besar Universitas Bhayangkara, Hermawan Sulistyo, menyampaikan keyakinannya bahwa kematian Sutrimo, kepala rumah tangga (Karu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga sejumlah komoditas pangan meng
EKONOMI