Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara, Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,5 Miliar
JAKARTA Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman tambahan kepada terdakwa kasus dugaan
HUKUM DAN KRIMINAL
SURABAYA — Meski bukan ekonom, regulator, atau pembuat kebijakan, kehadiran Raffi Ahmad dalam LPS Financial Festival 2025 di Dyandra Convention Center Surabaya menjadi salah satu sorotan utama forum tersebut.
Bukan untuk menghibur, Raffi hadir sebagai pelaku ekonomi kreatif, entrepreneur muda, sekaligus representasi figur publik yang belajar langsung dari tekanan hidup dan perjalanan panjang membangun karier.
Di hadapan ratusan peserta dari berbagai kalangan, Raffi membagikan pandangannya soal uang, kerja keras, waktu, hingga nilai keluarga dalam kehidupan dan bisnis.
Berbicara tanpa naskah, Raffi menyampaikan kisah yang membumi dan menginspirasi.
"Saya mulai syuting umur 13 tahun karena bapak saya sakit. Saya harus bantu keluarga. Pendidikan saya nggak tinggi, tapi saya mau belajar," ungkapnya, membuka sesi dengan kisah masa remaja yang penuh perjuangan.
Di industri hiburan, istilah riders atau permintaan khusus sering digunakan. Namun Raffi menyatakan dirinya tak pernah mengajukan hal serupa.
"Saya datang kerja karena ingin menyenangkan orang. Rejeki bukan hanya uang, tapi hubungan baik," ujarnya, menekankan pentingnya membangun koneksi sosial sebagai bentuk investasi jangka panjang.
Raffi mengakui bahwa banyak keputusannya dalam bisnis lahir dari naluri dan momentum, bukan perencanaan detail.
Baginya, kesiapan mental dan keberanian mengambil risiko jauh lebih penting daripada sekadar menunggu waktu yang ideal.
"Bisnis itu soal momen. Jangan tunggu nyaman. Harus mau capek, harus terus bergerak."
Kini, lewat RANS Entertainment dan berbagai lini usaha lainnya, Raffi aktif mengembangkan bisnis di bidang media, kuliner, olahraga, hingga digital.
Alih-alih menyebut instrumen keuangan sebagai bentuk investasi pertama, Raffi menempatkan keluarga sebagai prioritas utama.
"Honor pertama saya masuk ke ibu saya. Rejeki jangan ditahan. Kasih ke orang tua, nanti Allah ganti berkali lipat."
Bagi Raffi, prinsip berbagi dan menghargai orang tua menjadi pondasi dalam membangun rasa tanggung jawab dalam pekerjaan dan bisnis.
Dalam paparannya, Raffi menekankan bahwa waktu adalah aset terpenting yang dimiliki setiap orang.
Ia percaya bahwa kedisiplinan dalam mengatur waktu adalah tanda kedewasaan, bukan semata soal usia.
"Waktu nggak bisa diulang. Kalau kamu bisa atur waktu dengan baik, kamu sudah dewasa."
Kesadaran akan keterbatasan waktu juga menjadi motivasi Raffi dalam membangun legacy dan keberlanjutan usaha di luar dunia hiburan.
Di akhir sesi, Raffi menegaskan bahwa literasi keuangan dan kedewasaan finansial tidak selalu datang dari seminar atau pendidikan formal.
Justru pengalaman hidup, kegagalan, dan proses jatuh-bangun menjadi guru terbaik.
"Saya bukan orang paling sukses, tapi saya tahu saya nggak boleh berhenti. Yang penting, jangan takut mulai dari nol," tutupnya dengan penuh semangat.
Kehadiran Raffi Ahmad dalam forum resmi seperti LPS Financial Festival 2025 menjadi contoh nyata bagaimana tokoh publik dapat memberikan perspektif segar dalam pembelajaran keuangan, khususnya kepada generasi muda.*
(cb/a008)
JAKARTA Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman tambahan kepada terdakwa kasus dugaan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan pola penyebaran promosi judi online (judol) di media sosi
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pasokan minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dalam kon
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, Yaqut Cholil Qoumas, telah menjalani
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menegaskan komitmennya mendukung upaya pemerintah pusat dalam mencegah penyebaran pah
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mengajak para pakar perencana pembangunan dari berbagai daerah di Indonesia untuk berk
PEMERINTAHAN
JAKARTA Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memaparkan sejumlah pertimbangan y
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis 10 tahun penjara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengingatkan pemerintah kota di seluruh Indonesia agar tidak hanya fokus membangun gedung
PEMERINTAHAN
BATU BARA Rentetan dugaan kasus pencurian yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir di Kecamatan Talawi dan Kecamatan Tanjung Tiram sem
HUKUM DAN KRIMINAL