Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Honor pertama saya masuk ke ibu saya. Rejeki jangan ditahan. Kasih ke orang tua, nanti Allah ganti berkali lipat."
Bagi Raffi, prinsip berbagi dan menghargai orang tua menjadi pondasi dalam membangun rasa tanggung jawab dalam pekerjaan dan bisnis.
Dalam paparannya, Raffi menekankan bahwa waktu adalah aset terpenting yang dimiliki setiap orang.
Ia percaya bahwa kedisiplinan dalam mengatur waktu adalah tanda kedewasaan, bukan semata soal usia.
"Waktu nggak bisa diulang. Kalau kamu bisa atur waktu dengan baik, kamu sudah dewasa."
Kesadaran akan keterbatasan waktu juga menjadi motivasi Raffi dalam membangun legacy dan keberlanjutan usaha di luar dunia hiburan.
Di akhir sesi, Raffi menegaskan bahwa literasi keuangan dan kedewasaan finansial tidak selalu datang dari seminar atau pendidikan formal.
Justru pengalaman hidup, kegagalan, dan proses jatuh-bangun menjadi guru terbaik.
"Saya bukan orang paling sukses, tapi saya tahu saya nggak boleh berhenti. Yang penting, jangan takut mulai dari nol," tutupnya dengan penuh semangat.
Kehadiran Raffi Ahmad dalam forum resmi seperti LPS Financial Festival 2025 menjadi contoh nyata bagaimana tokoh publik dapat memberikan perspektif segar dalam pembelajaran keuangan, khususnya kepada generasi muda.*
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.