Rico Waas Kukuhkan Mantan Pemain PSMS: Saatnya Legenda Bangkitkan Sepak Bola Medan
MEDAN Semangat menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Medan membara di Stadion Kebun Bunga, Minggu 14/6/2026. Wali Kota Medan Rico T
OLAHRAGA
JAKARTA – Kreator konten sekaligus YouTuber ternama, Jerome Polin, mengungkap sebuah fakta mengejutkan melalui akun Instagram pribadinya.
Ia mempublikasikan tangkapan layar pesan dari sebuah agensi yang menawarinya kerja sama untuk membuat konten ajakan damai, yang dinilai berkaitan dengan upaya membangun citra positif pemerintah di tengah gelombang aksi protes yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Dalam unggahan tersebut, Jerome mengaku ditawari bayaran sebesar Rp150 juta untuk satu konten unggahan, asalkan memuat narasi positif yang menyerukan perdamaian di antara pemerintah, DPR, aparat keamanan, pengemudi ojek online, dan masyarakat luas.
Namun, konten tersebut juga diminta untuk tidak memuat kata-kata negatif, unsur SARA, serta tidak menyinggung isu sensitif lainnya.
"Nih aku spill, uang rakyat dipakai buat bayar buzzer per orang Rp150 juta. Satu post! Kalau dipakai buat naikin gaji guru, per orang Rp10 juta, udah bisa bikin 15 guru hidup sejahtera selama sebulan," tulis Jerome dalam unggahannya.
Lebih lanjut, Jerome menekankan pentingnya transparansi penggunaan dana publik, serta mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap arah kebijakan negara, terutama yang melibatkan uang rakyat.
"Jangan lengah, kita kawal terus. Kita berhak atas transparansi pemakaian uang pajak kita! Sudah saatnya kita peduli," tegasnya.
Dalam unggahannya, Jerome juga secara tegas menolak dan mengimbau para agensi maupun rekan sesama kreator (Key Opinion Leader/KOL) agar tidak terlibat dalam tawaran semacam itu.
"Aku mohon untuk kali ini jangan korbankan rakyat demi kepentingan kalian sendiri. Semua lagi susah. Kita berjuang bersama ya? Tolong," ujarnya.
Unggahan ini pun langsung menyita perhatian publik dan memicu diskusi hangat di media sosial mengenai etika dalam dunia digital, khususnya ketika menyangkut peran influencer dalam membentuk opini publik.
Sebagaimana diketahui, unjuk rasa telah berlangsung sejak Senin (25/08) sebagai bentuk penolakan terhadap rencana kenaikan tunjangan anggota DPR di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum pulih.
Puncaknya terjadi pada Kamis (29/08) malam, ketika aksi demonstrasi berubah menjadi ricuh dan menyebabkan korban jiwa.
MEDAN Semangat menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Medan membara di Stadion Kebun Bunga, Minggu 14/6/2026. Wali Kota Medan Rico T
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memuji kemandirian dan kekuatan Aisyiyah Kota Medan saat menghadiri Milad ke109 sekaligu
POLITIK
DELISERDANG Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum, Prof. Dr. Hoiruddin Hasibuan, meninjau pengembangan agribisnis aren di Pesan
POLITIK
DELISERDANG Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Partai Amanat Nasional PAN ikut mendorong lebih banyak progra
POLITIK
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menyatakan belum membahas usulan menjadikan gula pasir sebagai salah satu komponen dalam program bantuan pangan nasio
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan pengadilan terhadap mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanue
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dilanjutkan meskipun menjadi salah satu tuntutan penghentian
NASIONAL
MEDAN Rupiah saat ini menjadi mata uang resmi yang digunakan masyarakat Indonesia dalam setiap aktivitas ekonomi. Namun, jauh sebelum Ru
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan me
EKONOMI