KPK Amankan Uang Ratusan Juta dan 27 Orang dalam OTT Cilacap
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengungkap operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang meli
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA — Sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan dengan terdakwa artis Nikita Mirzani kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025).
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan dua saksi ahli, yakni Ahli Digital Forensik Polda Metro Jaya, Rujit Kuswinoto, serta Direktur Hukum dan Regulasi PPATK, Muhammad Novian, yang membeberkan sejumlah fakta baru terkait perkara tersebut.
Dalam persidangan, ahli digital forensik menampilkan isi pesan dan rekaman telepon yang selama ini hanya dibacakan JPU.
Dua layar besar dipasang di ruang sidang untuk menunjukkan percakapan yang diekstraksi dari barang bukti ponsel.
Salah satu isi chat yang ditampilkan adalah pesan Nikita kepada rekannya, Oky Pratama, setelah Reza Gladys sepakat membayar Rp4 miliar.
"Deal 4 liter yah daddy-nya Bems," tulis Nikita pada 11 November 2024.
"Akhirnya aku bisa bayar sisa KPR-ku. Terima kasih daddy-nya Bems," lanjutnya.
Selain percakapan tertulis, terdengar pula rekaman suara Reza Gladys dan Ismail Marzuki yang membahas soal nominal uang disertai tawa keduanya.
Nikita sempat memprotes saat JPU meminta ahli membuka percakapan bertanggal 27 Oktober 2024, dengan alasan perkaranya baru dimulai pada November 2024.
Namun, majelis hakim menolak protes tersebut dan menegaskan bahwa percakapan itu tercantum dalam berita acara pemeriksaan (BAP).
Sementara itu, ahli PPATK, Muhammad Novian, memaparkan adanya dugaan modus penyamaran transaksi dalam pembayaran uang pemerasan.
Salah satunya ketika Nikita meminta Reza membayarkan cicilan rumah senilai Rp2 miliar langsung ke rekening pengembang PT Bumi Parama Wisesa.
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengungkap operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang meli
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengkaji berbagai langkah penghematan untuk menghadapi dampak perang di Timur Tengah yang berpotensi m
POLITIK
MEDAN Umat Buddha di Sumatera Utara menyalurkan 300 paket bahan pokok kepada masyarakat yang membutuhkan menjelang Hari Raya Idulfitri 1
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan dua orang tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Kabupaten Cilac
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengutuk keras teror penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang terdakwa kasus narkoba bernama Mahlul Ridha dilaporkan kabur usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Stabat, Kabup
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta kepolisian segera mengusut dan menangkap pelaku penyiraman air keras terhada
HUKUM DAN KRIMINAL
OlehProf. Dr. Prudensius MaringKEKERASAN terhadap individu yang menyuarakan kritik publik hampir tidak pernah dipahami masyarakat sebagai p
OPINI
MEDAN Kepolisian menggelar prarekonstruksi kasus penemuan mayat wanita berinisial RS, 19 tahun, yang ditemukan di dalam boks di Kota Med
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Partai Gerindra mewantiwanti masyarakat agar mengawasi penyelewengan BBM subsidi, khususnya solar. Partai ini menyiapkan hadiah
NASIONAL