Porprovsu XII 2026 Makin Dekat, Rico Waas Pastikan Kebutuhan Atlet Medan Diperhatikan
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta para atlet Kota Medan fokus mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi
OLAHRAGA
JAKARTA -Artis kontroversial Nikita Mirzani, bersama pengacaranya Fahmi Bachmid, terlihat mendatangi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) di kawasan Ciracas, Jakarta Timur. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan perlindungan terbaik bagi anaknya yang saat ini masih berada di rumah aman, di tengah situasi hukum yang memburuk.
Fahmi Bachmid menjelaskan, kedatangan mereka ke LPSK adalah kelanjutan dari permintaan bantuan yang sebelumnya disampaikan kepada pihak LPSK terkait kasus yang melibatkan anak Nikita. “Kita ingin perlindungan yang terbaik bagi anaknya Nikita Mirzani, sebagaimana kita sampaikan di Polres. Ada kekhawatiran yang luar biasa, jangan sampai terjadi sesuatu terhadap anaknya. Makanya kita ke sini,” terang Fahmi saat ditemui di lokasi.
Nikita Mirzani pun menyampaikan keinginannya untuk mendapatkan yang terbaik bagi anaknya. “Pada intinya kita konsultasi dan silaturahmi, apa yang terbaik untuk anaknya Nikita, itu yang diinginkan Nikita,” jelas Fahmi, menambahkan bahwa mereka juga memohon perlindungan untuk saksi-saksi yang terlibat dalam kasus ini.
Nikita menambahkan, “Ya, memohon perlindungan, saksi-saksi dan L juga. Selain dalam perlindungan Allah SWT, juga dalam lindungan LPSK.” Ia menegaskan bahwa perlindungan untuk anaknya dan saksi-saksi sangatlah penting, terutama mengingat lawan hukum mereka memiliki riwayat yang mengkhawatirkan.
Menurut Nikita, pihak Razman, yang merupakan kuasa hukum lawan, masih terus mencari keberadaan anaknya. “Razman kan masih mencari tahu L di mana, ya sudah dia aman dan dia nggak bisa ditemuin intinya itu,” ujarnya tegas.
Nikita juga menjelaskan bahwa saksi yang sudah disiapkan untuk kasus anaknya ini perlu mendapatkan perlindungan, mengingat latar belakang lawan hukum mereka. “Lawannya ini yang dilaporkan ini track record-nya menyeramkan. Keluarganya ada yang dihukum mati pada 2022 karena kasus pembunuhan. Yang bersangkutan yang saya laporkan juga pernah terlibat kasus pemukulan sehingga ditahan adik dan kakaknya,” ungkapnya.
Kedatangan Nikita Mirzani dan Fahmi Bachmid di LPSK diterima dengan baik oleh pihak lembaga. Hal ini menunjukkan perhatian yang tinggi terhadap perlindungan anak dan saksi dalam situasi hukum yang kompleks. Nikita berharap dengan adanya perlindungan yang tepat, anaknya dapat merasa aman dan terlindungi dari potensi ancaman.
Sebagai seorang ibu, Nikita Mirzani terus berjuang untuk memastikan keselamatan anaknya di tengah badai hukum yang melanda. Dengan langkah proaktif ini, ia berharap bahwa hak-hak anaknya dapat terlindungi, serta keadilan dapat ditegakkan.
(N/014)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta para atlet Kota Medan fokus mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi
OLAHRAGA
MEDAN Keterbatasan lahan pemakaman menjadi persoalan yang dihadapi warga Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor. Kondisi tersebut me
PEMERINTAHAN
MEDAN Realisasi rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kota Medan meningkat dari 8 persen menjadi 16,70 persen. Pemerintah Kota M
PEMERINTAHAN
MEDAN Persoalan biaya pendidikan masih membuat sebagian siswa yang telah menyelesaikan sekolah belum dapat membawa pulang ijazah mereka.
PEMERINTAHAN
MEDAN Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan membuka ruang evaluasi terhadap standar pelayanan publik melalui Forum K
PEMERINTAHAN
JAKARTA Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi mengundurkan diri dari jabatannya. Surat pengunduran diri Mashudi telah dit
NASIONAL
JAKARTA Sidang perkara dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo atau Jokowi kem
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mengatakan tim kuasa hukumnya telah menyiapkan sekitar 2.000 pertanyaan untuk mengg
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menegur tim hukum terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa dalam sidang pembuk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa meminta jaksa penuntut umum (JPU) menunjukkan ijazah Joko Widodo yang menjadi baran
HUKUM DAN KRIMINAL