Walkot Medan Pastikan Tak Larang Penjualan Daging Nonhalal, Pedagang Difasilitasi Lapak Gratis
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan, pemerintah kota tidak melarang pedagang menjual daging nonhalal. Sebaliknya, Pemkot akan men
PEMERINTAHAN
JAKARTA –Artis Kimberly Ryder tidak tinggal diam setelah suaminya, Edward Akbar, melaporkannya ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dengan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Dalam langkah berani untuk memperjuangkan haknya, Kimberly mengadukan Edward ke Komnas Perempuan dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPA) pada hari Selasa, didampingi oleh ibunya dan kuasa hukumnya, Machi Ahmad.
Kimberly mengungkapkan bahwa selama pernikahannya, ia telah mengalami kekerasan fisik dan psikis. “Sudah melaporkan ke KemenPPA dan ke Komnas Perempuan tentang dugaan kekerasan,” ungkap Kimberly saat ditemui di kantor Komnas Perempuan di Menteng, Jakarta Pusat. Hal ini menandai langkahnya untuk melawan apa yang ia sebut sebagai tindakan kasar yang berlangsung dalam rumah tangganya.
Bukti Kekerasan yang DihadirkanDalam laporan yang disampaikan, Kimberly dan kuasa hukumnya membawa serangkaian bukti yang mencakup foto dan video yang menunjukkan kondisi fisiknya. Machi Ahmad, sebagai kuasa hukum Kimberly, menjelaskan bahwa mereka telah menyediakan bukti-bukti terkait kekerasan fisik dan psikis. “Kita menceritakan dan juga membawa bukti terkait kekerasan yang dialami klien saya. Bukti-buktinya ada dalam bentuk video dan foto,” ujar Machi, menambahkan bahwa salah satu foto menunjukkan lebam di wajah Kimberly akibat kekerasan yang dialaminya.
Pengalaman Kekerasan Sejak Awal PernikahanKimberly mengungkapkan bahwa tindakan kekerasan dari Edward sudah terjadi sejak tahun pertama pernikahan mereka. “Dari awal menikah, belum setahun, awal-awalnya itu lebih ke merusak barang. Dia sering banting-banting barang, merusak ponsel, laptop, kamera, segala macam,” jelasnya. Ia menyatakan bahwa perilaku tersebut membuat hidupnya semakin sulit, dengan kerusakan barang-barang yang menjadi pelampiasan emosinya.
Dugaan penyebab perilaku tersebut, menurut Kimberly, adalah ketidakstabilan mood Edward dan rasa cemburu yang berlebihan. “Hal-hal kecil bisa menjadi besar dan berujung pada konflik, dan kadang kita malah menjadi sasaran omelan karena reaksi kita,” tambahnya.
Permohonan Dukungan untuk Perempuan yang Mengalami KDRTMelalui pengaduannya, Kimberly berharap bisa menjadi suara bagi perempuan lain yang mengalami situasi serupa. Ia menekankan pentingnya kesadaran tentang kekerasan dalam rumah tangga dan perlunya dukungan untuk mereka yang terjebak dalam siklus tersebut. “Saya ingin perempuan lain yang mengalami hal serupa tahu bahwa mereka tidak sendirian dan ada jalan untuk melawan kekerasan,” ungkapnya.
Dengan pengaduan ini, Kimberly Ryder berharap untuk mendapatkan keadilan dan perlindungan dari pihak berwenang, serta untuk menghentikan siklus kekerasan yang selama ini dialaminya. Sementara itu, belum ada tanggapan resmi dari Edward Akbar terkait pengaduan ini.
Kasus ini mengingatkan kita semua akan pentingnya peran masyarakat dan institusi dalam melindungi perempuan dari kekerasan serta mendukung mereka untuk berbicara dan memperjuangkan hak-haknya.
(N/014)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan, pemerintah kota tidak melarang pedagang menjual daging nonhalal. Sebaliknya, Pemkot akan men
PEMERINTAHAN
MEDAN Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara menerima pengembalian kerugian keuangan negara senilai Rp 13,18 miliar terkait kasus koru
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap mengajak pelajar yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Al Washliyah (IPA) Medan untuk aktif
PENDIDIKAN
MEDAN Muhammad Heri dan Musriyanda alias Yanda, dua warga asal Aceh, lolos dari ancaman hukuman mati dalam kasus kepemilikan dan penyimp
HUKUM DAN KRIMINAL
KISARAN, ASAHAN Keluarga berharap seorang pria berusia 40 tahun, Awaluddin Nasution, yang dilaporkan hanyut di Sungai Asahan, segera dit
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mendesak Polri melakukan evaluasi secara nasional menyusul kasus dugaan penganiaya
HUKUM DAN KRIMINAL
JENEWA, SWISS Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, menekankan pentingnya memperluas akses makan bergizi dan layanan kesehatan dalam Si
INTERNASIONAL
BENGKALIS Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 19 kilogram dan menangkap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Perum Bulog bersiap membangun fasilitas gudang beras di kawasan Kampung Haji, Arab Saudi, dengan luas lahan sekitar 23 hektare
EKONOMI
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menindak 12 perusahaan yang melanggar ketentuan penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) denga
HUKUM DAN KRIMINAL