115 Wartawan Kawal PRSU Ke-50, Pemprov Sumut dan FWP Perkuat Kolaborasi Informasi
MEDAN Pesta rakyat terbesar di Sumatera Utara kembali hadir. Sebanyak 115 wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Pemprov FWP Sum
PERISTIWA
BATU BARA –Kecamatan Talawi dan Tanjung Tiram di Kabupaten Batu Bara semakin terperangkap dalam ancaman narkoba yang merajalela. Bandar narkoba yang dikenal dengan inisial Y, W, dan D terus beroperasi tanpa kendala, mengancam tidak hanya keamanan tetapi juga moral serta masa depan generasi muda. Keberadaan mereka yang seperti kebal dari hukum semakin mengkhawatirkan masyarakat setempat.
Setiap hari, para bandar narkoba ini dengan bebas menjajakan barang haramnya di sekitar permukiman, mengincar remaja dan pemuda yang seharusnya menjadi tulang punggung masa depan bangsa. “Kami melihat mereka beroperasi tanpa rasa takut, tanpa tindakan tegas dari pihak berwajib. Sampai kapan kami harus menunggu?” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Pihak kepolisian setempat mengklaim telah menerima laporan dari masyarakat dan sedang melakukan penyelidikan. Namun, kekhawatiran dan ketakutan semakin melanda warga yang takut generasi muda mereka akan terjerumus ke dalam jerat narkoba.
Situasi ini menuntut penanganan segera dan tegas terhadap para bandar narkoba. “Bandar narkoba harus ditindak tegas dan secepatnya. Jika tidak, masa depan Kabupaten Batu Bara akan suram. Generasi muda kita bisa hancur karena narkoba,” tegas salah seorang tokoh masyarakat.
Tuntutan dan Harapan MasyarakatDi mana peran aktif aparat penegak hukum? Masyarakat menyoroti keberhasilan perang melawan narkoba yang hanya berupa janji-janji manis tanpa aksi nyata. “Kami menuntut tindakan konkret dan segera. Bandar narkoba harus ditangkap dan dihukum seberat-beratnya,” seru seorang ibu rumah tangga yang juga anggota komunitas peduli narkoba di Batu Bara.
Warga Batu Bara berharap pemerintah dan aparat penegak hukum dapat bersatu dalam memerangi peredaran narkoba yang semakin merusak masa depan generasi muda. “Jangan biarkan harapan dan masa depan anak-anak kita direnggut oleh tangan-tangan jahat para bandar narkoba,” tambahnya.
KesimpulanSituasi kritis ini membutuhkan respons yang cepat dan efektif dari seluruh pihak terkait. Masyarakat dan pemerintah setempat diminta untuk bekerja sama secara lebih intensif dalam menanggulangi peredaran narkoba di Batu Bara. Semua pihak diharapkan dapat bersatu demi menjaga keamanan dan masa depan generasi muda, aset berharga bangsa yang tidak boleh direnggut oleh ancaman narkoba.
(N/014)
MEDAN Pesta rakyat terbesar di Sumatera Utara kembali hadir. Sebanyak 115 wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Pemprov FWP Sum
PERISTIWA
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong seluruh kementerian dan lemba
NASIONAL
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong agar pelaku tindak pidana korupsi dijatuhi hukuman mati. Organisasi tersebut menilai kor
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi membuka kembali akses platform forum daring Reddit di Indonesia setelah lebih
SAINS DAN TEKNOLOGI
SOLO Timnas U17 Indonesia harus puas berbagi poin dengan Malaysia setelah bermain imbang 11 dalam laga uji coba bertajuk Garuda Champio
OLAHRAGA
MEDAN Warga kawasan Medan Utara menyampaikan sejumlah keluhan kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam program Sapa Warga y
PEMERINTAHAN
SERDANG BEDAGAI Seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Ular, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera
PERISTIWA
JAKARTA Pengguna Android ternyata dapat mengetahui sisa masa dukungan perangkat dengan cara yang cukup mudah. Informasi ini penting untu
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemkot) Medan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberikan program keringanan Pajak Bumi dan Bangunan (PB
EKONOMI
JAKARTA Komisi VIII DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi potensi kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027.
NASIONAL