Natalius Pigai: Upaya Menghapus Program Pemerintahan Presiden Prabowo Adalah Penolakan terhadap HAM
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan bahwa setiap upaya untuk menghapus programprogram pemerintahan Presid
NASIONAL
BITVONLINE.COM-Terkait kaburnya mantan Bupati Batu Bara, Zahir, ke Jakarta, kita kembali dihadapkan pada potret buram penegakan hukum di Sumut. Polda Sumut berencana melakukan pemanggilan paksa, namun langkah ini menjadi sia-sia ketika Zahir dengan mudahnya melarikan diri ke ibu kota. Bagaimana mungkin seorang tersangka korupsi bisa kabur begitu saja, tanpa ada pencegahan berarti dari aparat penegak hukum?
Pelarian Zahir bukan hanya mencoreng wajah hukum di Sumut, tetapi juga menegaskan betapa lemahnya koordinasi dan pengawasan aparat kita. Politisi PDI Perjuangan tersebut dengan santainya terbang ke Jakarta menggunakan pesawat City Link QG-883 pada pukul 17.00 WIB dari Bandara Kualanamu menuju Bandara Soekarno-Hatta.
seolah-olah tak ada hukum yang bisa menjangkaunya. Bukti perjalanan yang diperoleh menunjukkan betapa mudahnya ia menginap di apartemen miliknya di Jakarta Selatan, yang dibeli atas nama ajudannya.
Bagaimana mungkin aparat kita gagal mencegah pelarian ini? Apakah Polda Sumut tidak memiliki informasi intelijen yang memadai? Atau ada ‘tangan-tangan tak terlihat’ yang bermain di balik layar?
Zahir bahkan berani mengajukan gugatan praperadilan untuk menggugurkan status tersangkanya. Sungguh ironi melihat
Tim bitv menumukan fakta tiket pesawat yang di boking tersangka kroupsi zahir serta rekan nya insial Ftersangka korupsi seolah-olah memiliki kebebasan untuk mengelak dari jerat hukum.
Skandal korupsi penerimaan PPPK di Kabupaten Batu Bara yang menyeret Zahir bersama lima tersangka lainnya—AH, MD, F, DT, dan RZ—adalah cermin bobroknya moral para pejabat kita. Namun, yang lebih menyakitkan adalah ketidakmampuan atau mungkin ketidakmauan aparat hukum untuk menangkap dan menyeret para koruptor ke pengadilan.
Ini bukan sekadar persoalan hukum, tapi juga soal keadilan bagi masyarakat yang dirugikan. Sudah saatnya penegak hukum di Sumut bangkit dan membuktikan bahwa hukum bukan hanya tajam ke bawah, tetapi juga tajam ke atas. Jangan biarkan Zahir dan para koruptor lainnya tertawa di atas penderitaan rakyat.
Tegakkan hukum dengan tegas dan adil, tanpa pandang bulu!
(KRISNA)
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan bahwa setiap upaya untuk menghapus programprogram pemerintahan Presid
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan tanggapan terkait teror yang dialami oleh Ketua Badan Eksekutif M
NASIONAL
DENPASAR Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Bali berlangsung meriah dan penuh makna. Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menghadir
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan akan ada pembicaraan lanjutan antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) s
EKONOMI
JAKARTA Banyak yang menganggap bermain game saat bulan Ramadhan adalah hal yang sepele dan tidak berpengaruh terhadap ibadah puasa. Namu
AGAMA
JAKARTA Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengusulkan agar pemerintah segera menghentikan penye
EKONOMI
JAKSEL Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, Pangkormar Letjen
NASIONAL
JAKARTA Ketua Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK), I Dewa Gede Palguna, dilaporkan oleh Forum Mahasiswa Indonesia (FORMASI) te
POLITIK
HUMBAHAS Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) bersama lintas sektor melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musre
PEMERINTAHAN
WASHINGTON, DC Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, tampak sumringah saat menerima jersey Reece James, kapten Chelsea, langsung dari ta
POLITIK