Gak Boleh Tipu-tipu! Diaspora Tantang Pejabat Icip Menu MBG Sama Persis dengan Siswa
JAKARTA Para pejabat negara ditantang ikut menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sama dengan makanan yang diterima siswa. Tanta
NASIONAL
BITVONLINE.COM -Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia melakukan langkah tegas dengan mendepotasikan 13 warga negara asing (WNA) asal Taiwan yang terlibat dalam berbagai kejahatan serius di tempat asal mereka. Aksi ini menandai komitmen pemerintah dalam menjaga kedaulatan dan memastikan Indonesia bukanlah tempat aman bagi pelaku kejahatan lintas negara.
Pada Kamis (4/7), ketiga belas WNA ini dideportasi melalui Bandara Soekarno-Hatta menggunakan maskapai China Airlines CI 762 menuju Bandara Internasional Taoyuan. Mereka tidak hanya dideportasi, tetapi juga dicekal untuk masuk kembali ke Indonesia, dengan pencabutan paspor dilakukan untuk sebelas orang di antaranya.
Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim, menjelaskan bahwa setelah melakukan pemeriksaan mendalam, diketahui bahwa ketiga belas WNA tersebut terlibat dalam kasus-kasus seperti penipuan, pencucian uang, narkotika, dan bahkan penyerangan di Taiwan. “Mereka akan menjalani proses projustisia di Taiwan sesuai dengan hukum yang berlaku di sana,” ujar Silmy dalam keterangannya.
Sebagai bagian dari proses deportasi, Direktorat Jenderal Imigrasi juga menyerahkan sejumlah barang bukti kepada pemerintah Taiwan. Tindakan ini menunjukkan kerjasama antar negara dalam menangani kejahatan lintas batas dan memastikan bahwa pelaku kejahatan tidak bisa menggunakan Indonesia sebagai tempat perlindungan atau tempat beroperasi.
“Selain deportasi, mereka kami masukkan juga ke daftar cekal supaya tidak bisa kembali ke Indonesia dan pastinya proses hukum di Taiwan sudah menanti 13 orang ini,” tambah Silmy. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Indonesia untuk tidak hanya memberantas kejahatan di dalam negeri, tetapi juga mencegah Indonesia dijadikan sebagai tempat pelarian bagi pelaku kejahatan dari negara lain.
Direktorat Jenderal Imigrasi sangat menegaskan komitmen mereka dalam melakukan deteksi dini dan tindakan preventif untuk mencegah masuknya para pelaku kejahatan atau orang yang menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) dari negara lain ke Indonesia. Hal ini sejalan dengan upaya global untuk meningkatkan kerjasama dalam penegakan hukum internasional dan pencegahan kejahatan cyber.
Dengan tindakan ini, Indonesia tidak hanya mempertahankan kedaulatannya tetapi juga mendukung upaya internasional dalam menjaga keamanan regional dan global dari ancaman kejahatan lintas negara.
(N/014)
JAKARTA Para pejabat negara ditantang ikut menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sama dengan makanan yang diterima siswa. Tanta
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengancam akan menjatuhkan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti lalai dalam pelaks
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan kemungkinan Presiden Prabowo Subianto mengunjungi wilayah terda
NASIONAL
JAKARTA Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menemui Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem setelah peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh
NASIONAL
JAKARTA Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Prabowo Subianto atas gempa bumi magnitud
INTERNASIONAL
JAKARTA Kereta Kencana Garuda Prabayaksa membawa Bendera Negara Sang Merah Putih dan teks Proklamasi dalam prosesi kirab menuju Istana M
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah kembali mengirimkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak gempa bumi magnitudo (M) 7,7 di Nusa Tenggara Timur (N
NASIONAL
JAKARTA Google turut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menghadirkan Google Doodle bertema k
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih mengikuti
PEMERINTAHAN
JAKARTA Tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang bertugas dalam Upacara Peringatan Detikdetik Proklamasi Kemerdekaan Repub
NASIONAL