Pemprov Sumut Permudah Bayar Pajak Kendaraan, Warga Tak Lagi Wajib Bawa KTP Pemilik Lama
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menerapkan kebijakan baru dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun
EKONOMI
JAKARTA – Jakarta Timur kembali diguncang oleh berita kriminal yang menghebohkan. PA seorang warga Duren Sawit, resmi ditetapkan sebagai tersangka baru dalam kasus pembunuhan yang mengguncang kawasan tersebut. PA dituduh terlibat dalam pembunuhan ayahnya sendiri, yang dikenal dengan inisial S. Penetapan ini menjadikan PA sebagai tersangka kedua setelah sebelumnya kakak kandungnya, KS sudah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Ary Syam, mengonfirmasi perkembangan ini pada Selasa (2/7/2024). “Akhirnya, PA juga ditetapkan karena diduga melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap bapaknya. Maka, tersangka pembunuhan seorang laki-laki ini menjadi dua,” ujar Ade Ary.
Kronologi KejadianInsiden mengerikan ini bermula dari rasa sakit hati yang mendalam terhadap ayah mereka. Menurut pengakuan PA dan KS kepada polisi, tindakan mereka didorong oleh perlakuan kasar sang ayah yang sering kali memukuli, tidak memberikan makan, dan melakukan kekerasan verbal. Rasa sakit hati ini akhirnya memuncak pada tindakan nekat yang mereka lakukan.
Pada hari kejadian, PA dan KS telah merencanakan aksi kejam mereka. PA berperan memukul kepala korban sebanyak dua kali menggunakan papan cucian, sementara KS menggunakan pisau dapur untuk menusuk korban sebanyak dua kali. “Pisau dapur, kayu papan cucian, sudah disita oleh penyidik, ada bekas darah di sana dilakukan pemeriksaan secara laboratoris, sudah dicek, itu identik dengan darah korban,” ujar Ade Ary.
Bukti dan Penetapan TersangkaBarang bukti yang berhasil disita oleh polisi termasuk pisau dapur dan papan cucian yang digunakan dalam pembunuhan tersebut. Bekas darah yang ditemukan pada barang-barang tersebut telah diperiksa di laboratorium dan dinyatakan identik dengan darah korban, menguatkan bukti keterlibatan kedua tersangka.
“Terhadap mereka berdua dijerat Pasal 340 KUHP, subsider 340 tentang Pembunuhan Berencana, subsider 338 KUHP tentang pembunuhan,” tutup Ade Ary. Saat ini, PA dan KS telah resmi menjalani masa penahanan dan menghadapi ancaman hukuman yang sangat berat atas tindakan mereka.
Respon Masyarakat dan KeluargaKasus ini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Duren Sawit. Banyak yang terkejut dan tidak menyangka bahwa tindakan kejam tersebut dilakukan oleh anak terhadap ayah kandungnya. Beberapa tetangga yang mengenal keluarga tersebut mengaku kaget dan tidak percaya bahwa PA dan KS mampu melakukan tindakan sekejam itu. “Mereka memang sering ribut, tapi kami tidak menyangka akan sampai sejauh ini,” ungkap seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya.
Di sisi lain, pihak keluarga besar korban dan tersangka juga terkejut dan berduka atas kejadian ini. Mereka berharap agar proses hukum dapat berjalan dengan adil dan mengungkap seluruh kebenaran di balik insiden tragis ini.
PenutupKasus pembunuhan ini membuka mata banyak pihak tentang pentingnya kesehatan mental dan hubungan keluarga yang harmonis. Perlakuan kasar dalam keluarga dapat memicu dampak yang sangat buruk, seperti yang terjadi pada keluarga S di Duren Sawit. Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis anggota keluarga dan selalu menjaga komunikasi yang baik di dalam rumah.
(N/014)
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menerapkan kebijakan baru dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun
EKONOMI
JAKARTA Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menerima audiensi perwakilan massa buruh dalam rangka aksi Hari Buruh Internasional atau
NASIONAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menceritakan perjalanan politiknya yang telah lima kali mengikuti kontestasi pemilihan presiden (pi
POLITIK
MEDAN Sidang gugatan wanprestasi terkait proyek pembangunan Biara FSE di Medan kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan kritik keras terhadap fenomena korupsi di kalangan pejabat berpendidikan tinggi dan ber
POLITIK
JAKARTA Wacana pembentukan tim asesor untuk menentukan status aktivis hak asasi manusia (HAM) menuai penolakan dari anggota DPR RI. Angg
POLITIK
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan kebijakan baru terkait skema pembagian pendapatan antara pengemudi ojek online (ojol) d
EKONOMI
MEDAN Ribuan buruh yang tergabung dalam Partai Buruh dan sejumlah serikat pekerja di Sumatera Utara (Sumut) akan menggelar aksi unjuk ra
NASIONAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat Indonesia, khususnya untuk
POLITIK
MEDAN Direktur Utama PT Toba Surimi Industries Tbk, Gindra Tardy, diperiksa sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan pemalsuan cek dan pe
HUKUM DAN KRIMINAL