Asap Berbahaya Masih Menyelimuti Lokasi Kebakaran, Rico Waas Minta Warga Segera Mengungsi
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
MEDAN -Trauma mendalam menyelimuti keluarga Firman Indra Kesuma dan Riski Wahyu Pratama, dua pekerja pabrik pakan ternak PT Central Proteina Prima, yang tewas tragis dalam kecelakaan kerja yang mengejutkan di Jalan Sisingamangaraja – Simpang Jalan Tol Timbang Deli, Medan, Sumatera Utara.
Kronologi kejadian yang mengejutkan tersebut membawa berbagai pertanyaan penting tentang tanggung jawab perusahaan terhadap keselamatan karyawan serta transparansi dalam menghadapi tragedi semacam ini.
Pada Senin, 10 Juni 2024, Firman Indra Kesuma dan Riski Wahyu Pratama, warga Patumbak dan Medan, dilaporkan tewas di tempat kerja mereka akibat diduga keracunan cairan kimia di pabrik tempat mereka bekerja. Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa keduanya ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri di dalam tong berisi cairan kimia.
Keluarga korban, yang mendapat kabar tragis tersebut dari rekan-rekan sesama pekerja, masih diliputi kesedihan mendalam. Wito, saudara Firman, menyampaikan kronologi kejadian yang mengguncang tersebut, di mana Firman diduga pingsan dan jatuh ke dalam tong cairan kimia, diikuti oleh upaya Riski untuk menyelamatkan temannya yang juga berujung pada kematian tragis.
Namun, yang lebih mengejutkan adalah tanggapan awal dari perusahaan terkait. Meskipun polisi melakukan olah tempat kejadian perkara, perusahaan terlihat menutup-nutupi informasi terkait kejadian tersebut dan menolak memberikan klarifikasi kepada media. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar tentang transparansi dan keterbukaan perusahaan dalam menghadapi tragedi yang melibatkan karyawan mereka.
Ditambah lagi, permintaan perusahaan kepada media untuk menghubungi Polsek Patumbak sebagai upaya untuk menghindari tanggung jawab langsung menimbulkan pertanyaan serius akan integritas dan tanggung jawab perusahaan dalam mengelola insiden seperti ini.
Pertanyaan lain yang muncul adalah mengenai standar keselamatan di tempat kerja. Bagaimana mungkin dua pekerja bisa terjatuh ke dalam tong berisi cairan kimia tanpa adanya langkah-langkah keselamatan yang memadai? Apakah ada pelanggaran terhadap prosedur keselamatan kerja yang telah ditetapkan?
Di tengah tuntutan keluarga agar perusahaan bertanggung jawab atas tragedi ini, serta permintaan untuk penyelidikan menyeluruh atas insiden tersebut, penting bagi pihak berwenang dan masyarakat untuk memastikan bahwa semua pihak yang terlibat, termasuk perusahaan, benar-benar mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan karyawan dan memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.
Tragedi ini juga menyoroti perlunya pemeriksaan lebih lanjut terhadap prosedur keselamatan di tempat kerja di berbagai sektor industri. Keselamatan karyawan harus menjadi prioritas utama bagi setiap perusahaan, dan kejadian seperti ini harus menjadi panggilan bagi semua pihak terkait untuk meninjau kembali dan meningkatkan standar keselamatan di tempat kerja.
(N/014)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan apresiasi kepada Maluku Medan Bersatu (MMB) yang telah menunjukkan kepedulian so
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea angkat bicara terkait berbagai kritik yang belakangan diarahkan kepada Sekretaris Kabinet (
NASIONAL
MONTERREY Timnas Jepang tampil perkasa saat menghadapi Tunisia pada laga Grup F Piala Dunia 2026. Samurai Biru sukses meraih kemenangan te
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pasokan batu bara untuk PT PLN (Persero) tetap dalam k
NASIONAL
DAIRI Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Nasional SidikalangMedan, tepatnya di Dusun Invaliden, Desa Peg
PERISTIWA
JAKARTA Polemik posisi partai penyeimbang yang disematkan kepada PDI Perjuangan kembali memanas di ruang politik nasional. Sejumlah el
POLITIK
BANDA ACEH Satu korban insiden ledakan di Kapal Aceh Hebat (AH) 2, Fakhri Herdieco, meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di
PERISTIWA
MEDAN Kebakaran pabrik plastik dan mainan di kawasan Medan Johor, Kota Medan, hingga Minggu (21/6/2026) siang masih belum sepenuhnya pad
PERISTIWA
JAKARTA Tiga negara dipastikan sudah lebih dulu mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menyelesaikan matchday kedu
OLAHRAGA