Sudaryono Buka Suara soal Dugaan Pemborosan MBG Rp10,5 Triliun, Begini Responsnya
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memilih tidak memberikan komentar terkait temuan dugaan pemborosan anggaran Program Ma
NASIONAL
BATAM -Keprihatinan melanda Kota Batam ketika berita tentang penangkapan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Susanto, terkait kasus narkoba mencuat. Susanto ditangkap bersama dua orang lainnya pada Selasa (4/6), mengguncang komunitas politik di kota ini.
Kasi Humas Polresta Barelang, AKP Tigor Sidabariba, mengonfirmasi penangkapan tersebut, menyatakan bahwa ada penangkapan terhadap tiga orang laki-laki, namun dia belum merinci identitas dua orang lainnya yang ditangkap bersama Susanto.
“Ada penangkapan 3 orang laki-laki,” ujar AKP Tigor Sidabariba saat dihubungi oleh media pada Jumat (7/6).
Meskipun demikian, rincian lebih lanjut tentang kronologi penangkapan dan barang bukti yang disita dari tangan Susanto dan rekannya belum diungkapkan oleh pihak berwenang. AKP Tigor menyatakan bahwa informasi tersebut akan disampaikan secara detail dalam waktu dekat, dengan menggelar konferensi pers yang dijadwalkan pada pukul 15.00 WIB.
“Nanti jam 3 kita sampaikan konferensi pers,” katanya.
Tunggu Konferensi Pers untuk Rincian Lebih Lanjut
Penangkapan Ketua DPC PSI Kota Batam dalam kasus narkoba ini mengundang kekhawatiran dan membuat gelombang diskusi di kalangan masyarakat, terutama di ranah politik. Namun, dalam situasi seperti ini, penting untuk menunggu informasi resmi dan rinci dari pihak berwenang sebelum membuat penilaian atau kesimpulan.
Dengan menggelar konferensi pers yang dijadwalkan, diharapkan pihak kepolisian akan memberikan penjelasan yang lebih mendalam tentang kronologi penangkapan, identitas dua orang lain yang ditangkap bersama Susanto, serta barang bukti yang berhasil diamankan. Ini akan memberikan gambaran yang lebih jelas dan akurat tentang kasus ini, dan memungkinkan publik untuk mengambil sikap berdasarkan informasi yang lebih komprehensif.
Mari tunggu informasi resmi dan berpegang pada prinsip praduga tak bersalah, sambil menanti hasil penyelidikan dan proses hukum yang berjalan. Kami akan terus mengikuti perkembangan dari kasus ini dan memberikan informasi terbaru kepada Anda setelah konferensi pers dilakukan.
(N/014)
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memilih tidak memberikan komentar terkait temuan dugaan pemborosan anggaran Program Ma
NASIONAL
MEDAN Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Joko Juliantono mengaku kini memiliki banyak pihak yang merasa terganggu sejak pemerintah menjalank
NASIONAL
MEDAN Lurah Paya Pasir, Syerly, menyampaikan permohonan maaf usai video dirinya yang diduga mengejek seorang warga saat menyampaikan kelu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan penunjukan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru sepenuhny
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aliran uang dalam perkara suap yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (K
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan pembentukan Dewan Pengawas untuk memperkuat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG). D
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan tunggakan pembayaran kepada pihak ketiga senilai Rp1,6 triliun akan diselesaikan setelah pro
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyetujui kenaikan tunjangan kinerja (tukin) bagi prajurit TNI dan pegawai Kementerian Pertahanan (Kem
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membantah anggapan yang mengaitkan kondisi SD Negeri Tanggirejo, Kabupaten Grobogan, J
NASIONAL
PEMALANG Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah. Kali ini, Bupati Pemal
NASIONAL