NCBI: Cabut Tanda Kehormatan Dadan Hindayana
MEDAN Ketua/Pendiri Nation and Character Building Institute (NCBI) Juliaman Saragih meminta Presiden Prabowo segera mencabut Bintang Mahap
NASIONAL
RIAU -Sebuah adegan layaknya dari film thriller ekonomi illegal terungkap di Provinsi Riau, ketika otoritas kepolisian bersama Bea Cukai Riau berhasil membongkar sindikat penyelundupan bawang bombai dari Malaysia. Tak kurang dari 3.000 karung bawang tersebut diamankan, mengindikasikan operasi besar-besaran yang telah direncanakan dengan cermat.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Nasriadi, mengungkapkan, “Barang (bawang bombai) dari Pahang, Malaysia. Dibawa dengan kapal dan bersandar di Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis (Provinsi Riau).” Namun, yang mengejutkan adalah fakta bahwa bawang ini tidak dilengkapi dengan dokumen-dokumen sah, menyebabkan kerugian bagi negara karena masuk tanpa izin dan tanpa membayar pajak yang seharusnya.
Bukan hanya bawang bombai itu sendiri yang disita, namun polisi juga mengamankan 3 unit truk yang digunakan untuk mengangkut barang tersebut. Setiap truk berhasil membawa sekitar 1000 karung bawang ilegal.
Penetapan 3 Tersangka dan Ancaman Hukuman Berat
Tidak berhenti sampai di situ, pihak kepolisian telah menetapkan 3 orang tersangka dalam kasus ini. Fahrurozi, Syaiful Bahri, dan Nopaldi adalah nama-nama yang menjadi perbincangan di balik kasus penyelundupan ini. “Tersangka FH (Fahrurozi) ini merupakan pemilik bawang bombai itu. Dia juga yang membeli bawang tersebut ke Malaysia. Sedangkan tersangka SB (Syaiful Bahri), berperan sebagai penyambung atau pencari pembeli di Indonesia. Tersangka terakhir N (Nopaldi), merupakan pembeli atau orang yang menjual,” ungkap Kombes Pol Nasriadi.
Terkait perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 86 huruf a,b, dan c Jo Pasal 33 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Jo Permentan Nomor 43/ Permentan/ OT.140/ 6/ 2012 tentang Tindakan Karantina Tumbuhan untuk Pemasukan Sayuran Umbi lapis Segar ke dalam Wilayah Negara Republik Indonesia. Ancaman pidananya cukup berat, yakni 10 tahun penjara dan denda sebesar Rp600 juta.
Rencana Penjualan ke Pasar Induk Keramat Jati
Lebih lanjut, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Nasriadi, mengungkapkan bahwa 21 ton bawang bombai ilegal tersebut direncanakan akan dibawa ke Jakarta untuk dijual. “Tersangka N ini orang Jakarta. Bawang-bawang ini akan dibawa ke Pasar Induk Keramat Jati untuk dijual,” kata beliau, merinci rencana selanjutnya dari sindikat penyelundupan ini.
Keuntungan Ganda dari Tindakan Terlarang
Dalam kisah gelap ini, tersangka utama, Fahrurozi, disebutkan dapat memperoleh keuntungan dua kali lipat dari bisnis ilegal ini. “Tersangka FH ini belinya di Malaysia Rp300 juta. Dijual di Indonesia, dia dapat keuntungan dua kali lipat,” ungkap Kombes Pol Nasriadi. Terungkap pula bahwa para tersangka telah melakukan aksinya tidak hanya sekali, melainkan sudah dua kali, dengan keberhasilan sebelumnya yang masih belum terkuak.
Kasus penyelundupan bawang bombai ini menjadi salah satu cerminan dari berbagai kejahatan ekonomi yang terjadi di Indonesia. Penegakan hukum yang tegas dan transparan menjadi kunci dalam memastikan keadilan bagi masyarakat serta melindungi kepentingan nasional dari ancaman serupa di masa mendatang.
(N/014)
MEDAN Ketua/Pendiri Nation and Character Building Institute (NCBI) Juliaman Saragih meminta Presiden Prabowo segera mencabut Bintang Mahap
NASIONAL
JAKARTA Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2026 turun menjadi US 144,9 miliar, dari posisi bu
EKONOMI
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa skema bagi hasil atau gross split hanya berlaku
EKONOMI
MEDAN Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Medan merilis jadwal terbaru layanan SIM Keliling di Kota Medan untuk periode 8 hingga
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Kepresidenan, J
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang terjadi belak
EKONOMI
BINJAI Pemerintah Kota Binjai mendukung penuh pelaksanaan Pesta Budaya Karo Mbure Ate Tedeh Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Merdek
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan menyusul g
NASIONAL
JAKARTA Timnas Vietnam U19 kini berada dalam situasi genting untuk memastikan langkah ke semifinal Piala AFF U19 2026 setelah kalah 1
OLAHRAGA
JAKARTA Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mendukung kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang melakukan refocusing atau penata
NASIONAL