Ahli KPU Khairul Fahmi: Syarat Pendidikan Gibran Tak Tepat Lagi Diuji Lewat PHPU
JAKARTA Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghadirkan ahli hukum tata negara Khairul Fahmi dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Pre
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Selebgram berusia 18 tahun, menjadi sorotan publik setelah videonya yang terjebak di jalur busway Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, viral di media sosial. Namun, apa yang sebenarnya terjadi di balik video tersebut?
Zoe Levana, dalam klarifikasi terbarunya, membantah bahwa video yang viral tersebut merupakan rekayasa atau settingan. Sebaliknya, dia mengaku bahwa video tersebut dibuat berdasarkan permintaan seorang sopir Bus TransJakarta. Sopir tersebut berharap agar melalui eksposur di media sosial Zoe Levana, masyarakat akan lebih tertarik untuk menggunakan angkutan umum.
Menurut Zoe Levana, saat mobil yang ditumpanginya terjebak di antara belasan bus TransJakarta di Halte Pluit pada Minggu (19/5/2024), seorang sopir bus mengajaknya berbincang. Sopir tersebut mengeluhkan sepinya penumpang TransJakarta dan meminta bantuan Zoe Levana untuk membuat video yang memperlihatkan kondisi terjebak di jalur busway.
Dalam klarifikasinya, Zoe Levana mengungkapkan bahwa mobil yang dikemudikan oleh ibunya secara tidak sengaja masuk ke jalur busway karena salah ambil lajur. Meskipun pada awalnya tidak menyadari bahwa mereka berada di jalur khusus Bus TransJakarta, Zoe Levana mengaku bahwa video tersebut dibuat untuk memberikan eksposur lebih terhadap kendaraan umum di Indonesia, yang menurutnya kurang mendapat perhatian yang memadai.
Namun, kontroversi tidak berhenti sampai di situ. Sang ibu, yang merupakan pengemudi mobil tersebut, akhirnya ditilang oleh pihak berwenang karena melanggar rambu lalu lintas dan masuk ke jalur busway. Tilang sebesar Rp 500.000 dikenakan sebagai sanksi atas pelanggaran tersebut.
Kasus Zoe Levana menimbulkan beragam reaksi dari masyarakat. Sebagian mendukung tindakan Zoe Levana yang dianggap mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menggunakan angkutan umum, sementara yang lain menyoroti pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh ibunya. Bagaimanapun, kisah ini memberikan gambaran tentang kompleksitas permasalahan lalu lintas dan transportasi di Indonesia.
Melalui insiden ini, perbincangan tentang kesadaran berlalu lintas, penggunaan transportasi umum, serta peran media sosial dalam menyebarkan informasi kembali menjadi topik hangat di kalangan masyarakat. Semoga dari kasus ini, kita semua dapat belajar tentang pentingnya kesadaran akan aturan lalu lintas dan dukungan terhadap transportasi umum sebagai solusi untuk mengurangi kemacetan dan polusi udara di perkotaan.
(N/014)
JAKARTA Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghadirkan ahli hukum tata negara Khairul Fahmi dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Pre
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy&039ari mengungkap alasan KPU tidak meragukan dokumen pendidikan Gibran Rak
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Hakim Konstitusi Arsul Sani menegur ahli dari pihak terkait, Muhammad Rullyandi, dalam sidang sengketa syarat pencalonan Wakil P
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pakar Hukum Tata Negara Muhammad Rullyandi menilai pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden merupakan satu kesatuan.
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Eks Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy&039ari memaparkan kronologi pembentukan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 19 Tahun 2
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Timnas Indonesia meraih kemenangan telak 92 atas Bangladesh dalam pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelo
OLAHRAGA
MEDAN Direktorat Reserse Siber Polda Sumatera Utara membongkar praktik judi online yang beroperasi di Kota Medan dan Tebing Tinggi. Poli
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy&039ari membantah adanya niat untuk mempermudah Gibran Rakabuming Raka menj
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Galeri Mustika Deli yang berada di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Medan memperkuat perannya sebagai pusat kriya dan kuliner terpa
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya menjaga keberagaman sebagai kekuatan kehidupan masyarakat di Kota M
PEMERINTAHAN