BREAKING NEWS
Kamis, 02 Juli 2026

Serangan Brutal! Komplotan Pemuda Serang Warkop Dekat Unimed Saat Dini Hari!

BITVonline.com - Selasa, 07 Mei 2024 11:18 WIB
Serangan Brutal! Komplotan Pemuda Serang Warkop Dekat Unimed Saat Dini Hari!
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN -Anarkis melanda Simpang Unimed saat dini hari, mengguncang ketenangan warkop Anugerah di Jalan Williem Iskandar. Sebuah komplotan anak muda, dipersenjatai dengan senjata tajam, menerjang warkop tersebut dengan kekerasan yang mengancam. Serangan yang terjadi pada Senin dini hari, pukul 05.25 WIB, mengakibatkan kepanikan di antara pengunjung yang berusaha menyelamatkan diri.

Tidak kurang dari tujuh orang masuk dan menyerbu warkop Anugerah dengan membawa klewang, sementara beberapa lainnya melancarkan serangan dengan melempari warkop dengan batu. Indra Nasution, pemilik warkop tersebut, dengan suara gemetar menceritakan kejadian itu, menyatakan bahwa serangan brutal tersebut memaksa para pengunjung dan karyawan untuk berlarian secepat mungkin demi keselamatan mereka.

“Ada 7 orang yang menyerbu warkop Anugerah. Mereka membawa senjata tajam berupa klewang. Pengunjung pada berlarian, begitu juga dengan pekerja kami. Karena mereka juga melempari warkop dengan batu,” kata Indra Nasution pemilik Warkop Anugerah.

Kejadian ini segera dilaporkan ke Polsek Percut Seituan, dengan salah satu pelaku berhasil ditangkap. Namun, Indra mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi jalur kejahatan di kawasan tersebut, yang sering menjadi tempat kejahatan.

Kronologis serangan itu terungkap ketika Indra mengumpulkan informasi dari karyawan yang selamat dari kejadian tersebut. Para pelaku, kesulitan menaikkan barang curian mereka ke dalam becak, meminta bantuan kepada para pengunjung warkop. Namun, ketika mereka tidak mendapat bantuan yang diharapkan, mereka mulai menunjukkan perilaku agresif dan membentak para pengunjung, memicu serangan anarkis terhadap warkop.

“Mereka beramai-ramai naik becak dan angkot. Ada yang diangkut mereka, yaitu sebuah judi tembak ikan. Namun di jalan di dekat Warkop alat itu terjatuh,” jelas Indra.

Serangan itu menimbulkan kerugian besar bagi warkop Anugerah. Kursi-kursi rusak, barang-barang hilang, dan dua handphone pekerja dicuri. Indra memperkirakan total kerugian mencapai Rp7 juta, termasuk biaya pengobatan bagi pekerja yang terluka dalam serangan tersebut.

“Sangat disayangkan atas aksi ini adalah ketakutan. Pengunjung pada takut bahkan begitu juga dengan pekerja. Mereka minta resign juga karena tidak ingin bekerja yang mengancam nyawa mereka,” tambahnya.

Serangan anarkis ini menunjukkan betapa rentannya keamanan di daerah tersebut, mengingat jalur kriminalitas yang cukup tinggi. Kini, masyarakat dan pihak berwenang diharapkan bekerja sama untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

(N/014)

0 komentar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru