BREAKING NEWS
Jumat, 03 Juli 2026

Misteri Tewasnya Taruna STIP, Bocoran dan 40 Saksi Diperiksa?

BITVonline.com - Sabtu, 04 Mei 2024 11:34 WIB
Misteri Tewasnya Taruna STIP, Bocoran dan 40 Saksi Diperiksa?
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Kasus tewasnya Putu Satria Ananta Rustika (19), taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta yang diduga dianiaya senior, semakin mengemuka dengan adanya bocoran informasi dari pihak keluarga. Kuasa hukum keluarga korban, Tumbur Aritonang, mengungkapkan bahwa sudah ada puluhan saksi yang diperiksa terkait kasus ini, dengan total mencapai 40 orang.

“Pihak keluarga mendapat informasi bahwa sudah ada pemanggilan sekitar 40 orang saksi terkait kasus ini,” ujar Tumbur kepada wartawan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Menurut Tumbur, meskipun belum ada kepastian mengenai pelaku tunggal dalam penganiayaan ini, kemungkinan terdapat beberapa orang yang turut serta dalam peristiwa tragis tersebut.

“Kemungkinan pelaku tidak hanya satu orang, tapi mungkin ada beberapa orang yang ikut membantu atau terlibat dalam penganiayaan itu,” tambahnya.

Dalam konteks ini, penting untuk dilakukan penyelidikan yang mendalam dan tuntas oleh pihak berwenang. Keluarga korban menyatakan bahwa mereka tidak yakin bahwa ini merupakan kasus konfrontasi satu lawan satu.

Sebelumnya, mahasiswa STIP berinisial P ditemukan meninggal dunia dan diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang senior. Kepolisian telah melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi dan tengah mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus ini.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Gidion Arif Setyawan juga telah menyampaikan bahwa polisi masih dalam proses mendalami penyebab pasti kematian mahasiswa tersebut. Dugaan sementara menunjukkan adanya aksi penganiayaan dari pihak senior.

Kami akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan memberikan informasi lebih lanjut seiring berjalannya penyelidikan yang dilakukan oleh pihak berwajib.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru