Bupati Karo Dukung Tim Paduan Suara GBKP Tampil di Panggung Internasional
KABANJAHE Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, menerima audiensi Tim Paduan Suara binaan Unit Pengem
SENI DAN BUDAYA
KENDARI -Keluarga seringkali menjadi tempat yang paling nyaman bagi sebagian besar dari kita, namun ada kisah yang menggelapkan suasana hangat keluarga. Kejadian tragis yang baru-baru ini terjadi di Kendari mengguncang batin banyak orang. Seorang menantu, Novi Damayanti alias ND, telah mengurai sebuah kisah kejam yang membuat kita terhenyak.
Dalam kesaksiannya yang menggetarkan, ND mengungkapkan motifnya yang kelam dalam pembunuhan ibu mertuanya sendiri, Mirna. Wanita berusia 24 tahun itu tidak hanya membunuh dengan cara yang sadis, namun juga melibatkan seorang pembunuh bayaran untuk mengakhiri nyawa sang ibu mertua. Kisah ini seperti plot dari sebuah film kejahatan yang mencekam.
Dendam yang dipendam dalam hati ND terungkap dalam kata-kata yang tajam. Ia mengaku tidak pernah dianggap oleh keluarga suaminya sejak pernikahannya, dan sakit hati itu menjadi bumerang bagi nyawa Mirna. Berencana untuk menyewa seorang eksekutor bayaran, ND bahkan membuat skenario pembegalan untuk mengelabui pihak berwenang. Namun, kejahatan ini tidak bisa disembunyikan selamanya.
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Aris Tri Yunarko, mengungkapkan bahwa motif tersangka adalah dendam dan sakit hati karena campur tangan Mirna dalam urusan rumah tangga ND. Begitu banyak drama yang terjadi sebelum aksi keji itu terjadi. Pertemuan di ATM, makan bersama dengan CM yang menjadi eksekutor, hingga perjalanan belanja yang menyesatkan adalah bagian dari rencana keji itu.
Namun, kebusukan hati tidak bisa disembunyikan selamanya. Curiga timbul saat keterangan ND berubah-ubah, menggiring penyidik untuk mengungkap kebenaran di balik cerita palsu yang diarahkan untuk mengelabui pihak berwajib. Sekali lagi, kebenaran muncul dari balik kerumitan kebohongan.
Kisah pembunuhan Mirna oleh menantunya sendiri tidak hanya merenggut nyawa seorang ibu, tapi juga merusak kepercayaan dan kehangatan keluarga. Kejadian ini menunjukkan betapa kompleksnya sifat manusia dan bagaimana dendam yang dipendam dapat mengubah segalanya menjadi gelap. Semoga keadilan bisa ditegakkan dan keluarga yang tersisa bisa menemukan kedamaian di tengah kepedihan yang mendalam.
(N/014)
KABANJAHE Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, menerima audiensi Tim Paduan Suara binaan Unit Pengem
SENI DAN BUDAYA
BINJAI Pemerintah Kota Binjai menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan secara bertahap. Kepala Dinas Peker
PEMERINTAHAN
MEDAN Pada malam ke7 Ramadan 1447 H, Ustad Dr. Awaludin, M. Pd memberikan tausyiah singkat tentang kiat meraih kebahagiaan hidup di Mes
AGAMA
JAKARTA Sebanyak 1.000 unit kendaraan niaga asal India untuk operasional logistik Koperasi Merah Putih dilaporkan telah tiba di Indonesi
EKONOMI
MEDAN Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara, Rudi Alfahri Rangkuti, menyoroti lonjakan harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional di
EKONOMI
TAPANULI SELATAN Anggaran sebesar Rp 428 juta untuk pelatihan bakal calon kepala sekolah (BCKS) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tapa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menahan tiga mantan pejabat Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Belawan atas dugaan korupsi retribus
HUKUM DAN KRIMINAL
JEMBRANA, BALI Dugaan perambahan hutan tanpa izin kembali mencuat di kawasan Hutan Pendem, Kabupaten Jembrana. Aktivitas pembukaan lahan
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan reputasi Pulau Dewata sebagai destinasi wisata dunia. Dal
PEMERINTAHAN
DENPASAR Gubernur Bali Wayan Koster mendukung penuh inisiatif Kejaksaan Tinggi Bali dalam memastikan pemenuhan hak administrasi kependud
PEMERINTAHAN